Dua Pemuda Jadi Korban Pembacokan Orang Tak Dikenal Saat Nongkrong

CCTV: Rekaman CCTV di lokasi kejadian yang merekam aksi pembacokan yang terjadi di Kampung Citereup, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Minggu (20/11). PUTRA WAHYU PURNOMO/RADAR BANDUNG

CCTV: Rekaman CCTV di lokasi kejadian yang merekam aksi pembacokan yang terjadi di Kampung Citereup, Kecamatan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Minggu (20/11). PUTRA WAHYU PURNOMO/RADAR BANDUNG

POJOKBANDUNG.com, DAYEUHKOLOT – Aksi pembacokan kembali terjadi di Kabupaten Bandung, kali ini pembacokan menimpa dua orang pemuda yang sedang asyik nongkrong di depan warung di Jalan Raya Kampung Citereup, Kecamatan Dayeuhkolot Kabupaten Bandung.


Kapolsek DayeuhKolot, Kompol Tedi Rusman membenarkan aksi pembacokan yang terjadi pada Sabtu (19/11) pukul 01.45 dini hari.

“Saat itu ada dua pemuda lagi nongkrong warung yang sudah tutup di daerah situ, tiba-tiba datang dua orang pake motor yang menurut keterangan saksi tidak saling kenal, dan langsung membacokan benda tajam ke kedua orang yang sedang nongkrong itu,” ujar Tedi Rusman saat dihubungi Minggu (20/11).

Tedi menerangkan, dalam kejadian ini satu korban yang berinisal RR (20) yang merupakan warga Kampun Citereup mengalami luka sabetan senjata tajam di lengannya. Sementara satu korban lainnya berhasil menyelamatkan diri.

“Begitu pelaku belok nyamperin dua pemuda itu, dan mengeluarkan senjata tajam si dua orang pemuda itu langsung melarikan diri, yang satu ke arah kanan yang sayu ke arah kiri, dan salah satu pemuda itu kena sabetan senjata tajam di lengannya, kena pergelangan tangan,” kata Tedi.

BACA JUGA: Simulator SMKN 6 Bandung Tembus Pasar Vietnam

Ia melanjutkan, kejadian pembacokan kali ini bukanlah perampokan atau begal. Sebab menurut Tedi, tidak ada satu barang berharga pun milik korban yang hilang, selain itu antara pelaku dan korban ternyata tidak saling kenal.

“Bukan, gak ada yang diambil, bahkan si saksi juga merasa aneh dan gak tahu maksud serta tujuannya, ntara korban dan pelaku tidak saling kenal,” ucapnya.

Menurut Tedi, korban tidak segera melaporkan kejadian yang menimpanya kepada pihak berwajib. Sehingga pihaknya masih melakukan pendalaman serta menunggu kesaksian dari korban.

“Karena pas kejadian juga dia tidak langsung melapor ke kantor, kami langsung mendatangi TKP, meminta keterangan saksi, saat ini korban belum bisa dimintai keterangan karena masih di RS,” ungkap Tedi.

Tedi menyebut aksi pembacokan tersebut sempat terekam di satu CCTV yang ada di dekat lokasi kejadian. Dirinya menerangkan, pihaknya saat ini sedang melakukan pendalaman terhadap kasus ini.

“Kami juga cek TKP, kemudian kita juga pelajari CCTV, kebetulan kejadian tersebut tertangkap CCTV. Mudah-mudahan ada titik terang, sekarang tersangka kita sedang buru,” pungkasnya. (cr1)

Loading...

loading...

Feeds

Bos Aquabike Kagumi Waduk Jatiluhur

RADARBANDUNG.ID, PURWAKARTA- Even internasional Aquabike World Championship Grand Prix Indonesia 2 akan digelar di waduk Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, 9 hingga …