Emil Siap Dukung Presiden Lanjutkan Kereta Cepat ke Surabaya

SUASANA: Rangkaian Electric Multiple Unit (EMU) menjalani uji operasional Kereta Cepat Jakarta-Bandung di Stasiun Tegalluar, Kabupaten Bandung, Rabu (16/11).  FT: TAOFIK ACHMAD HIDAYAT/RADAR

SUASANA: Rangkaian Electric Multiple Unit (EMU) menjalani uji operasional Kereta Cepat Jakarta-Bandung di Stasiun Tegalluar, Kabupaten Bandung, Rabu (16/11). FT: TAOFIK ACHMAD HIDAYAT/RADAR

POJOKBANDUNG.com, TEGALLUAR – Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) ditampilkan dalam Showcase G20 yang berlangsung secara during. Helatan itu disaksikan langsung oleh presiden kedua negara yang bekerjasama, Joko Widodo dari Indonesia dan Xi Jin Ping dari Republik Rakyat China dari Konverensi G20 yang berlangsung di Bali, Rabu sore (16/11).


Dalam uji dinamis yang digelar di Stasiun Tegalluar ini pun dihadiri secara langsung oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Emil menyebut dirinya bahagia atas terlaksanakannya uji dinamis KCJB.

“Ya hari ini saya sangat bahagia, gembira, terharu karena presiden Jokowi bersama presiden Xi Jin Ping berkesempatan melihat langsung walaupun secara virtual pergerakan pertama rangkaian kereta api cepat,” terang Emil.

Dirinya menyebut, meskipun menggunakan kereta inspeksi, kereta yang nantinya beroperasi pun fasilitasnya tidak akan jauh berbeda. Kereta Cepat Jakarta Bandung yang diuji tersebut akan menempuh jarak sejauh 15 km dari Stasiun Tegalluar ke Stasiun Padalarang.

“Walaupun keretanya, kereta inspeksi tapi barangnya sama artinya dalamnya aja yang berbeda dan berlangsung lancar setelah dites sepanjang 15 km, dan tadi disaksikan, disenyumi, ditepuk tangani oleh kedua presiden,” terang Emil.

Emil berharap Proyek Strategis Nasional (PSN) KCJB ini akan memberi dampak positif di lingkungan yang dilaluinya. “Dan kita berharap semuanya akan lancar, belum jadi pun 13 ribu temnaga lokal yang dipekerjakan di proyek ini,” terangnya.

BACA JUGA: Drainase Buruk Akibatkan Dinding Rumah Ambruk di Citeureup Kota Cimahi

“Belum lagi pajak tanahnya, belum lagi pembangunan kota-kota baru yang terlewati kereta cepat, seperti Tegalluar, Karawang, dan lain-lain,” imbuhnya.

Selanjutnya, Emil pun mengaku mendukung sepenuhnya rencana Presiden Jokowi untuk membangun jalur kereta cepat sampai Surabaya. Ia pun optimis kedepannya proses pembangunan akan semakin matang dan murah.

“Presiden meneruskan sampai Surabaya tentu kita dukung, pasti lebih murah karena sudah punya pelajaran berharga, bagaimana yang pertama mungkin agak repot tapi yang kedua InsyaAlloh lancar,” ujarnya.

Namun, sampai saat ini untuk nama kereta api cepat tersebut belum ditetapkan. Emil menyebut, sampai saat ini masih dilangsungkan proses kurasi untuk menentukan 10 nama yang akan dipilih langsung oleh Jokowi.

“Belum, karena ada 16.000 yang kasih komen nanti diseleksi sama tim saya 10, nanti saya serahkan ke Pak Presiden, karena beliau yang berkenan,” kata Emil.

“Tapi idenya yang penting kecepatan, katanya berasosiasi dengan kata cepat,” tutupnya.

(cr1)

 

Loading...

loading...

Feeds