Komite Aset Digital Siap Boyong Aset Kripto Indonesia ke Kancah Dunia

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Adanya peningkatan popularitas teknologi blockchain, Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kota Bandung ambil peran penting untuk kemajuan ekosistem aset Kripto di Indonesia.


Ketua Komite Aset Digital Raine Renaldi mengatakan, beberapa waktu lalu Indonesia dihebohkan dengan kemunculan aset kripto milik para selebritis tanah air. Menurutnya hal tersebut memicu adanya peningkatan popularitas produk dari teknologi blockchain.

“KADIN sebagai mitra strategis pemerintah tentunya tidak tinggal diam dan mengambil peran penting dalam kemajuan ekosistem ASet Kripto di Indonesia. Dan belakangan marak kemunculan aset kripto baru di Indonesia yang menunjukkan gairah usaha yang besar di sektor perdagangan aset kripto ini,” ucapnya. (30/9)

Oleh karena itu, KADIN Bandung melalui Komite Aset Digital menjalin kerjasama dengan pihak Coinstore sebuah Bursa Aset Kripto global asal singapura , dengan tujuan melakukan pendampingan bagi para pelaku usaha asset kripto untuk dapat berkembang di pasar Global.

“Sejalan dengan regulasi yang ada di Indonesia, bahwa setiap aset kripto harus masuk dalam bursa besar dunia terlebih dahulu untuk bisa diperdagangkan seacara legal di Indonesia,” ujarnya.

Untuk itu KADIN Komite Aset Digital sesuai dengan perannya, akan melakukan pendampingan pada Startup Kripto Indonesia untuk masuk pasar global.

“Dengan adanya kerjasama ini diharapkan dapat membantu para pelaku usaha asset kripto agar dapat memenuhi standar sesuai dengan regulasi di Indonesia,” papar Raine.

Diketahui pada hari Sabtu, tanggal 24 September 2022, KADIN Bandung dan Coinstore melakukan penandatanganan MoU bertempat di Hotel Grand Preanger Bandung, penandatangan diwakili oleh oleh Wakil Ketua Umum Kadin Bandung bidang Keuangan M. Shobirin dan juga James Toh selaku Direktur Bisnis dari Coinstore.

Program kerjasama ini akan dimulai dengan Event CRYPTALK 2022 yang akan diselenggarakan pada tanggal 18 Oktober 2022, dan akan dihadiri oleh para pelaku usaha aset kripto, investor, asosiasi dan juga pihak pemerintah.

Loading...

loading...

Feeds