Bantu Layani Peserta yang Alami Kecelakaan Kerja, BPJAMSOSTEK Sosialisasikan Pemanfaaatan PLKK

Direktur Kepesertaan BPJAMSOSTEK, Zainudin bersama Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Jawa Barat, Suwilwan Rachmat tinjau salah seorang musisi sekaligus atlet PON XX Papua yang mengalami musibah kecelakaan. Senin (5/9/2022).

Direktur Kepesertaan BPJAMSOSTEK, Zainudin bersama Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Jawa Barat, Suwilwan Rachmat tinjau salah seorang musisi sekaligus atlet PON XX Papua yang mengalami musibah kecelakaan. Senin (5/9/2022).

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan atau BPJAMSOSTEK memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi seluruh insan olahraga atau atlet profesional diseluruh Indonesia.


Profesi atlet perlu diberi jaminan sosial karena berbagai risiko yang bisa menimpa para atlet cukup besar. Jaminan sosial ketenagakerjaan bagi atlet juga tertuang dalam Undang Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan.

Dalam Undang-undang tersebut di Pasal 100 tertulis, setiap olahragawan dan pelaku olahraga diberikan perlindungan Jaminan Sosial sesuai Sistem Jaminan Sosial Nasional.

Direktur Kepesertaan BPJAMSOSTEK, Zainudin mengatakan, pihaknya selalu proaktif dalam menghadirkan Jamsostek untuk melindungi pekerja yang bekerja secara informal atau masuk dalam segmen pekerja Bukan Penerima Upah (BPU).

“Kawan-kawan atlet ini merupakan profesi yang kami fokuskan mendapatkan perlindungan. Ini sebagai bukti kehadiran negara melindungi semua profesi tanpa terkecuali,” ucap Zainudin.

Zainudin menambahkan, hadirnya Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan mengatur tentang perlindungan Jaminan Sosial. Maka penting untuk para atlet dan pelaku olahraga, termasuk para pekerja minat dan bakat (atlet usia dini) dilindungi Jamsostek.

Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan Dukung Arahan Wapres untuk Percepat Mall Pelayanan Publik

“Termasuk juga perlindungan di ekosistem olahraga lainnya seperti event olahraga (PON, Porprov, Porda), sarana olahraga (pekerja di stadion, arena, GOR, lapangan golf, dsb), Induk Organisasi Olahraga (PSSI, Perbasi, PBVSI, dll), hingga Liga/Turnamen olahraga di Indonesia,” imbuhnya.

“Dengan hadrinya Undang-undang tersebut, para pemain, pelatih hingga klub bisa fokus meniti karir dan berprestasi, untuk kemungkinan risiko yang timbul biarlah digeser ke BPJAMSOSTEK yang sesuai amanahnya memang bertugas menjamin semua pekerja termasuk atlet-atlet di seluruh Indonesia untuk tetap sejahtera,” pungkasnya.

Baca Juga: Lewat Gerakan Sejuta Langkah, BPJS Ketenagakerjaan Ajak Pekerja Tumbuhkan Semangat Olahraga

BPJAMSOSTEK sudah banyak melindungi Atlet uang kecelekaan atau cedera pada saat bertanding, diantaranya Sylvan Riderick Mandagi, Atlit Cabor Hockey Outdoor Putra Jawa Barat yang mengalami cedera saat bertanding di PON XX Papua yang lalu. Atlit yang juga drummer band closehead itu masih menjalani perawatan medis fisiotherapi penyembuhan sampai saat ini disalah satu Pusat Layanan Kecelakaan Kerja (PLKK). Sampai saat ini total pembiayaan sebesar Rp. 127.064.000,- dan masih dilanjutkan perawatan dan pengobatan masih berlanjut sampai sembuh.

PLKK merupakan pintu pertama penanganan kecelakaan kerja. Peserta yang mengalami kecelakaan kerja akan mendapatkan penanganan pertama sehingga bisa mencegah dampak atau risiko lainnya yang bisa timbul.

Loading...

loading...

Feeds

Term Paper Writer Reviews

If you are looking for review of a writer for your term, there are several sites that offer this type …

Term Paper Writer Reviews

If you are looking for review of a writer for your term, there are several sites that offer this type …