Pedagang Nasi Siasati Kenaikan Cabai dengan Membeli Bahan Setengah Busuk

Pedagang cabai Pasar Atas Cimahi mempersiapkan dagangannya. AGUNG EKO SUTRISNO/ RADAR BANDUNG

Pedagang cabai Pasar Atas Cimahi mempersiapkan dagangannya. AGUNG EKO SUTRISNO/ RADAR BANDUNG

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Naiknya harga cabai keriting di pasaran, membuat pedagang rumah makan warteg di Kota Cimahi. Harus menggunakan cabai Busuk, guna menyiasati pengeluaran.


Salah seorang pedagang cabai, Heni mengatakan, harga cabai keriting kini mencapai Rp.100.000,00 per kilogram, dimana sebelumnya hanya Rp. 60.000,00 per kilogram. Kenaikan tersebut mengakibatkan sepinya pelanggan Pasar Atas Cimahi, Karena banyak yang beralih ke cabai dengan kualitas buruk.

“Sekarang sepi pelanggan karena harga masih terus naik, banyak pelanggan yang hanya membeli dengan jumlah sedikit. Sehingga banyak cabai yang tersisa dengan kualitas yang mulai kurang bagus,” ujarnya, (15/8).

Ia melanjutkan, efek dari naiknya harga cabai, juga mempengaruhi banyaknya pelanggan pemilik warung nasi, membeli cabai dengan keadaan setengah busuk.

“Banyak langganan pemilik warung nasi yang membeli cabai yang kurang bagus, alasanya menyiasati modal minim agar terus bisa berjualan dengan harga yang stabil,” ucapnya.

BACA JUGA: Pembangunan Rampung, Warga Antilope Bekasi Punya Overpass Baru

Sementara itu salah satu pedagang warung nasi wartegdi Kota Cimahi, Asih (40) mengatakan, bahwa kenaikan harga sembako sudah sangat mempengaruhi modal yang dibutuhkan untuk tetap bertahan sebagai pedagang nasi.

“Sekarang harga semua naik, jadi kita harus banyak siasat untuk bertahan. Salah satunya banyak pedagang menaikan harga nasi, namun biasanya pelanggan yang protes dan enggan membeli, akhirnya kita siasati dengan menggunakan bahan baku yang kualitasnya kurang baik,” ucapnya, (15/8).

Ia melanjutkan, pelanggan tidak perlu khawatir meski barang yang digunakan kualitasnya kurang baik. Kita sebagai pedagang selalu membersihkan barang tersebut dengan membuang bagian yang busuknya.

“Ini salah satu cara, agar harga nasi masih sama dan pelanggan masih bisa membeli,” ucapnya.

Asih menyadari, kualitas rasa dari nasi jualannya akan turun kualitasnya. Namun membeli cabai keriting busuk, merupakan siasat para pedagang untuk memberikan makanan dengan harga murah.

“Silahkan kalau tidak suka, kita hanya bersiasat agar harga nasi bisa dibeli oleh orang dengan harga seminim mungkin,” pungkasnya.

(kus)

BACA JUGA: Pembangunan Rampung, Warga Antilope Bekasi Punya Overpass Baru

Loading...

loading...

Feeds