Penyelenggaraan Pemilu Tahun 2024 Harus Ramah Disabilitas

ILUSTRASI: Suasana pencoblosan di TPS kawasan Kota Bandung, beberapa waktu lalu. TAOFIK ACHMAD HIDAYAT/RADAR BANDUNG

ILUSTRASI: Suasana pencoblosan di TPS kawasan Kota Bandung, beberapa waktu lalu. TAOFIK ACHMAD HIDAYAT/RADAR BANDUNG

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Aksesibilitas bagi penyandang disabilitas selama pelaksanaan pemilihan umum (Pemilu) kerap terabaikan. Hal ini harus disikapi secara serius oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), guna memberikan rasa nyaman bagi penyandang disabilitas.


Humas Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kota Cimahi, Eva Arianti mengatakan, berkaca pada pengalaman pelaksanaan Pemilu 2019, masih banyak yang harus dibenahi terutama ketersediaan alat bantu bagi penyandang disabilitas tuna netra dan tuli.

“Saat Pemilu 2019 kebanyakan penyandang tunanetra yang ada di Kota Cimahi, namun tidak dibarengi dengan pos pencoblosan Pemilu yang memiliki braille. Sehingga banyak tunanetra yang kurang memiliki akses, harus didampingi keluarga di pos pencoblosan, “ tuturnya, (8/8/2022).

Ia melanjutkan, selain tunanetra penyandang tunarungu juga sering mengalami kesulitan saat pencoblosan. Pasalnya banyak petugas yang kurang mengetahui perbedaan fisik dari penyandang tunarungu, sehingga terkadang luput dari panggilan pemilihan.

“Selain itu, memang harus dilihat akses menuju tempat pencoblosan, pasalnya jalan yang terjal sulit diakses oleh pengguna kursi roda. Kita perlu banyak sosialisasi kedepan, untuk membuat aksesibilitas yang lebih baik,” ungkap Eva.

BACA JUGA: Sebanyak 760.000 Orang Sudah Vaksinasi Booster Pertama di Kota Bandung

Selama ini keberadaan dan hak kaum disabilitas telah dikukuhkan ke dalam Undang-undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang HAM, Undang-undang Nomor 19 Tahun 2011, serta Undang-undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang penyandang disabilitas.

Menurut Eva keterlibatan penyandang disabilitas dalam pelaksanaan Pemilu, sudah mulai diperhatikan. Salah satunya penyandang disabilitas diikutsertakan dalam bagian relawan demokrasi, yang bertugas mensosialisasikan pemilu.

“Pada Pemilu 2019, beberapa disabilitas diikutsertakan menjadi relawan demokrasi, untuk mengedukasi pelaksanaan pemilu yang ramah disabilitas. Harapan kita, semoga pemilu kedepan bisa lebih memberikan aksesibilitas terhadap disabilitas, agar bisa ikut dalam pesta demokrasi dengan nyaman, pemilu wajib ramah disabilitas” tukasnya.

Sementara itu, ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Cimahi, Muhamad Irman mengatakan, untuk menghadapi pemilu 2024 nantinya akan ada peraturan-peraturan baru, mengenai aksesibilitas pelaksanaan pemilu bagi disabilitas.

“Untuk Pemilu 2019 sebelumnya yang kita lakukan, misalnya untuk disabilitas pengguna kursi roda misalnya, posisi TPS harus bisa terakses oleh pengguna kursi roda. Kemudian aturan yang sudah berlaku mengenai alat coblos untuk tunanetra, kita selalu siapkan dan juga pendampingan bagi tunanetra, “ ucapnya, (8/8).

Ia melanjutkan, KPU Cimahi pasti akan memperhatikan aksesibilitas untuk disabilitas agar pesta demokrasi, bisa dinikmati oleh semua orang termasuk disabilitas. Pasalnya suara disabilitas sangat penting, sehingga akses yang bisa membuat penyandang disabilitas harus diperbaiki kedepan.

“Selama ini kita sediakan pendamping dari pihak keluarga untuk penyandang disabilitas, untuk membantu penyandang disabilitas mengakses pemilu, “ tuturnya.

Irman mengatakan, selama Pemilu 2019 salah satu upaya KPU melibatkan penyandang disabilitas di Kota Cimahi, dengan mengajak para disabilitas menjadi relawan demokrasi.

“Relawan demokrasi ini salah satunya dari penyandang disabilitas, dimana mereka ikut andil dalam penyuluhan Pemilu dimulai tatacara sampai bagaimana hak mereka dalam pemilu. Kita berharap program relawan demokrasi, bisa ada kembali tahun pemilu sekarang guna melibatkan banyak masyarakat dalam pesta Pemilu, ” ucapnya.

ia berharap, dalam pemilu 2024 penjaga TPS bisa lebih sadar mengenai data disabilitas, sehingga dalam pelaksanaanya bisa membantu penyandang disabilitas yang akan mengikuti pencoblosan.

“Jangan khawatir kepada penyandang disabilitas, hak pilih saudara kita jaga dengan baik dengan terus memperbaiki juga aksesibilitas bagi pencoblos disabilitas,” pungkasnya. (kus/c)

Loading...

loading...

Feeds

Term Paper Writer Reviews

If you are looking for review of a writer for your term, there are several sites that offer this type …

Term Paper Writer Reviews

If you are looking for review of a writer for your term, there are several sites that offer this type …