Pedagang Bendra Mulai Memenuhi Jalan Protokol di Subang

ILUSTRASI: Jelang 17 Agustus, pedagang musiman yang menjual bendera dan atribut mulai marak di kawasan Subang. ANWAR/ RADAR BANDUNG

ILUSTRASI: Jelang 17 Agustus, pedagang musiman yang menjual bendera dan atribut mulai marak di kawasan Subang. ANWAR/ RADAR BANDUNG

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Pedagang musiman yang menjual bendera dan atribut menjelang perayaan HUT ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia mulai marak di jalan jalan protokol Subang.


Berdasarkan pantauan, Jumat (5/8) , para penjual memajang beragam jenis aksesoris untuk menyambut HUT Kemerdekaan RI seperti bendera merah putih, umbul umbul dan bambu

Salah seorang pedagang musiman itu, Maman (32), ia berjualan aksesoris bendera di jalan Pejuang 45 Subang sejak sepulah tahun yang lalu.

“Saya setiap tahun jualannya di sini, tahun ke sepuluh saya jualan disini. Yang dijual umbul-umbul, (bendera) background dan macam macam aksesoris. Alhamdulillah tahun ini lumayan rame pembeli kalu dibanding tahun kemarin,” kata Maman

Sejak berjulan, Ia mengaku dalam sehari bisa meraup keuntungan penjualan Rp 2  juta hingga Rp 3 juta. Pembeli kebanyakan mengincar aksesoris seperti aksesoris pajangan, poster dan bendera.

“Baru lima hari julan, rejekinya alhamdulilah kang, sehari bisa dapat Rp 2 juta hingga Rp 3 juta. Yang dijual kebanyakan bendera dan umbul umbul , harganya dari Rp 50 ribu, Rp75.000 sampai Rp 150.000 itu tergantung ukurannya dan kualitas kainnya,” terang Maman

BACA JUGA: Pemkab Bandung Akan Pulihkan Ekonomi dengan Program Pinjaman Dana Bergulir

Hal sama dengan Ajat (56) warga desa Jalancagak. Ia mengaku telah menjadi pedagang musiman pernak pernik dan atribut menjelang perayaan HUT ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia

Stok yang paling banyak, bendera dan umbul umbul . Untuk umbul umbul dari harga Rp 75 ribu hingga Rp 250 ribu, tergantung ukurannya. Sebulan ini bisa dapat Rp 10-20 juta,” kata Ajat

Menurut Ajat dari seluruh barang dagangannya yang paling banyak dicari adalah bendera merah putih, umbul umbul dan bambu serta karung goni untuk lomba.

“Yang beli macam macam, ada dari pemerintah desa, kecamatan juga warga bisa, apa lagi sekarang rencananya ada acara pawai dan lomba lomba lagi, alhamdulilah penjualan tahun ini sangat jauh dengan tahun lalu, bisa dikatakan maremaan lagi,” unar Ajat yang menggelar barang dagangannya di jalan raya Jalancagak, Subang.

(anr)

 

Loading...

loading...

Feeds