Dicecar Pertanyaan oleh Pengacara Terdakwa, Saksi KPK Sering Mengaku Tidak Tahu

Sidang lanjutan kasus dugaan penyuapan auditor BPK Jawa Barat yang melibatkan Bupati Bogor Nonaktif Ade Yasin dengan agenda pemeriksaan saksi.

Sidang lanjutan kasus dugaan penyuapan auditor BPK Jawa Barat yang melibatkan Bupati Bogor Nonaktif Ade Yasin dengan agenda pemeriksaan saksi.

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Sebanyak lima orang saksi dari lingkungan Pemkab Bogor dihadirkan oleh JPU KPK dalam Persidangan kasus suap BPK Jabar dengan terdakwa Ade Yasin dengan agenda pemeriksaan saksi di Pengadilan Negeri Bandung Tipikor, Rabu (3/8/2022).


Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menghadirkan lima PNS dari Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat, sebagai saksi untuk terdakwa Bupati nonaktif Ade Yasin pada perkara dugaan suap auditor BPK RI.

Lima orang PNS yang hadir di Pengadilan Negeri Bandung Tipikor, Rabu, yaitu Sekretaris Daerah (Sekda) Burhanudin, Subkoordinator Pelaporan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Hany Lesmanawaty. Kemudian, Kepala Bidang Akuntansi Dan Teknologi Informasi BPKAD Wiwin Yeti Heryati, Sekretaris BPKAD Andri Hadian, serta Kepala BPKAD Teuku Mulya.

Dalam persidangan ini, pernyataan saksi pertama yang dihadirkan Jaksa KPK yaitu Sekretaris BPKAD Kabupaten Bogor Andri Hardian sering menyatakan tidak tahu karena kesaksian yang dia berikan hanya berdasarkan omongan orang lain.

Selain itu Andri Hadian juga tampak beberapa kali memberikan keterangan berbeda dari Berita Acara Pemerisaan (BAP) soal seputar perintah suap dari kedatangan BPK Jabar, pengumpulan uang suap hingga penyerahan.

Pernyataan Andri yang berbeda-beda ini muncul saat dirinya menjelaskan bahwa ada pertemuan bulan Maret 2021 antara dia dengan empat orang lainnya di Pendopo Bupati, Cibinong untuk mengondisikan temuan BPK RI Perwakilan Jabar atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun 2020.

BACA JUGA: Rampung di Produksi, Rangkaian Kereta Cepat Jakarta-Bandung Segera Dikirim ke Indonesia

Adapun empat orang yang dimaksud adalah terdakwa Ade Yasin, terdakwa Ihsan Ayatullah Kasubid di BPKAD, Ruli Faturrahman Kasubag Keuangan Sekretariat Daerah (Setda), dan Feri Syafari Kasubid di BPKAD.

Jaksa Penuntut Umum KPK akan menghadirkan sedikitnya 40 saksi pada agenda sidang pembuktian. Saksi-saksi tersebut terdiri dari pegawai lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor dan para pengusaha.

“Saya diajak Pak Ihsan bertemu dengan Bu Ade memperkenalkan saya dan memperkenalkan Pak Feri yang baru dilantik (sebagai) kasubid. Pak Ihsan akan menyampaikan bahwa kondisi keuangan tidak bagus,” ujar Andri.

Mendengar pernyataan itu, kuasa hukum, Ade Yasin, Dina Lara Rahmawati Butar-Butar sontak langsung membantah. Dengan menunjukkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan Feri sebagai Kasubid di BPKAD tertanggal 2 Juni 2021.

Menurutnya, SK itu menjawab adanya tuduhan pengkondisian LKPD tahun 2020. Sebab, pemberian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) oleh BPK RI Perwakilan Jabar kepada Pemerintah Kabupaten Bogor berlangsung pada 21 Mei 2021.

“Pernyataan tidak sesuai, dan kalau tahu, bilang tahu, kalau tidak bilang tidak, ini tidak sesuai dengan pernyataan yang sudah tertulis di BAP,” ungkapnya.

BACA JUGA: PLN UP3 Cimahi Akui Fondasi Tiang yang Roboh Akibat Kropos

Jaksa KPK Budiman Abdul Karib mengatakan uang suap itu diberikan kepada empat pegawai Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang juga telah menjadi tersangka pada perkara tersebut.

“Sehingga dipandang sebagai perbuatan berlanjut memberi atau menjanjikan sesuatu yaitu memberikan uang yang keseluruhannya berjumlah Rp1.935.000.000 kepada pegawai negeri atau penyelenggara negara,” kata Budiman.

Hakim ketua, Hera Kartiningsih kemudian turut menegaskan pada saksi bahwa pemberian keterangan harus sesuai dan yang tertulis di BAP, tidak berbuah-ubah.

Hakim juga sempat menanyakan apakah dirinya mengetahui Ade Yasin memerintahkan Ihsan untuk menyuap BPK. Namun, Andri mengaku mengetahui info tersebut dari Ihsan Ayatullah. Bukan langsung dari Ade Yasin.

“Saya cuma samar mendengar, permintaan pengkondisian saya dengar dari ikhsan usai pertemuan,” kata Andri. (bie)

Loading...

loading...

Feeds

Hire Someone To Write Your Essay

A professional can write your essay. They provide high-quality essays at affordable prices. Customers can alter their essay as needed. …