Tak Pernah Dihadirkan Sidang Tatap Muka Ade Yasin Surati Hakim

Bupati Bogor nonaktif Ade Yasin menjalani sidang lanjutan dugaan kasus suap secara daring di Pengadilan Negeri Tipikor Bandung, Kota Bandung. TAOFIK ACHMAD HIDAYAT/RADAR BANDUNG

Bupati Bogor nonaktif Ade Yasin menjalani sidang lanjutan dugaan kasus suap secara daring di Pengadilan Negeri Tipikor Bandung, Kota Bandung. TAOFIK ACHMAD HIDAYAT/RADAR BANDUNG

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Akibat tidak pernah dihadirkan secara tatap muka selama masa persidangan di Pengadilan Negeri Bandung Tipikor, terdakwa dugaan suap auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Jawa Barat, Bupati nonaktif Bogor Ade Yasin surati majelis hakim.


Selembar surat berisi tulisan mengenai keberatan Ade Yasin atas pelaksanaan sidang daring itu disampaikan oleh Kuasa Hukum Ade Yasin, Dinalara Butar Butar kepada Ketua Majelis Hakim, Hera Kartiningsih menjelang sidang ditutup.

“Yang mulia majelis hakim saya mohon dengan hormat agar saya dapat mengikuti sidang secara langsung,” kata Kuasa Hukum Ade Yasin, Dinalara Butar Butar saat membacakan surat yang ditulis kliennya pada sidang keempat dengan agenda pembacaan putusan sela, Senin.

Ade Yasin sudah empat kali melaksanakan persidangan secara daring. Sidang pertama dan kedua dari Rutan Polda Metro Jaya dan sidang ketiga dan keempat dari Rutan Perempuan Kelas IIA Bandung.

BACA JUGA: Rampung di Produksi, Rangkaian Kereta Cepat Jakarta-Bandung Segera Dikirim ke Indonesia

Pada sidang keempat, Ade Yasin sedikitnya tiga kali menyela persidangan lantaran tidak dapat mendengarkan apa yang disampaikan oleh hakim.

Dinalara menyebutkan, sejak awal tim kuasa hukum telah meminta kepada Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi dan majelis hakim untuk menghadirkan kliennya secara tatap muka di persidangan.

“Mengapa kita selalu ngotot  mintakan kehadiran terdakwa di persidangan? Karena terdakwa lah yang paling merasakan dengan peristiwa ini,” kata Dinalara.

Ia mengaku akan terus memperjuangkan agar Ade Yasin dapat dihadirkan pada setiap persidangan. Salah satunya dengan memperoleh surat persetujuan dari Kementerian Hukum dan HAM.

“Maka kami akan mengejar surat itu, mudah mudahan surat itu bisa direspons (oleh hakim) sehingga persidangan pada Rabu Bu Ade sudah bisa hadir di persidangan secara offline,” ujarnya.

BACA JUGA: Cara Cek NIK KTP Online Bandung Barat, Tak Perlu Repot ke Disdukcapil

Sementara, Ketua Majelis Hakim, Hera Kartiningsih menyebutkan bahwa pihaknya tetap tidak menghilangkan hak-hak terdakwa meski hanya menghadirkan secara daring dalam persidangan.

“Saya akan juga berkirim surat kepada Depkumham itupun saya usahakan. Kalau kebijakan dari Depkumham tetap tidak bisa dikeluarkan, berarti persidangan tetap secara online, mejelis hakim sudah tidak bisa berbuat apa-apa lagi,” kata Hera.

Loading...

loading...

Feeds

Hire Someone To Write Your Essay

A professional can write your essay. They provide high-quality essays at affordable prices. Customers can alter their essay as needed. …