Pemprov Jabar Genjot Vaksinasi Booster untuk Remaja

ILUSTRASI: Vaksinator menyuntikan vaksin Covid-19 ke warga lanjut usia (lansia) saat pelaksanaan vaksinasi Covid-19 dosis ketiga (booster) di Masjid Pusdai, Kota Bandung, Kamis (13/1/2022). (FOTO: TAOFIK ACHMAD HIDAYAT/RADAR BANDUNG)

ILUSTRASI: Vaksinator menyuntikan vaksin Covid-19 ke warga lanjut usia (lansia) saat pelaksanaan vaksinasi Covid-19 dosis ketiga (booster) di Masjid Pusdai, Kota Bandung, Kamis (13/1/2022). (FOTO: TAOFIK ACHMAD HIDAYAT/RADAR BANDUNG)

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG- Pemprov Jawa Barat (Jabar) mendorong vaksinasi booster pada kalangan remaja. Upaya peningkatan cakupan vaksinasi booster Pemprov Jabar melalui Divisi Percepatan Vaksinasi Covid-19 ini guna menyikapi aturan yang mewajibkan vaksinasi dosis ketiga sebagai syarat mobilitas.


Ketua Divisi Percepatan Vaksinasi Covid-19 Jabar, Dedi Supandi mengatakan, jumlah vaksin booster untuk remaja baru mencapai 207.758 atau 4,27 persen dari total target sasaran sebanyak 4.867.047 orang, berdasarkan data 14 Januari 2022 hingga 25 Juli 2022.

Dedi menyebut, vaksinasi dosis pertama pada remaja sudah mencapai 4.603.093 atau 94,58 persen. Sedangkan dosis kedua 4.120.352 atau 84,66 persen.  “Dosis ketiga harus lebih ditingkatkan,” ujar Dedi, Selasa (26/7/2022).

Dedi mengungkapkan, pihaknya akan melakukan sejumlah upaya guna mendorong vaksin booster bagi remaja. Diantaranya vaksinasi massal yang akan digelar awal Agustus 2022, bersamaan dengan Bulan Imunisasi Nasional (BIAN) 2022.

Nantinya, jelasnya, pihaknya akan menggabungkan beberapa siswa di sekolah. “Jadi Agustus ada bulan imunisasi nasional, nanti termasuk Disdik akan dilibatkan,” imbuhnya.

Menurut Dedi, vaksinasi booster untuk kalangan remaja harus terus ditingkatkan, mengingat aturan mobilitas yang telah mewajibkan bukti vaksin booster. Meskipun, ada syarat pengganti dengan menunjukkan hasil vaksin kedua dan negatif tes PCR. “Perjalanan dari mulai perjalanan penerbangan, kereta api wajib vaksin booster dan termasuk juga latihan renang dan sebagainya, semua kita wajibkan sudah vaksin booster,” ungkapnya.

Lebih lanjut Dedi memaparkan terkait capaian vaksinasi Jabar yang lainnya sudah hampir mencapai target. Untuk golongan lansia dan tenaga kesehatan jumlah vaksin dosis pertama dan kedua sudah hampir 100 persen. “Sasaran vaksin Covid-19 lansia 3.408.940. Sedangkan dosis pertama 3.435.404 atau 100,78 persen, dosis kedua 2.854.038 atau 83,72 persen, dan dosis ketiga 1.479.842 atau 43,41 persen,” pungkasnya. (dbs)

Loading...

loading...

Feeds

Menjajal Kecanggihan Wuling Air ev

Menjajal Kecanggihan Wuling Air Ev

POJOKBANDUNG.com – Wuling Motors (Wuling) tancap gas dengan mulai me-launching mobil listrik Air ev di pasar global. Indonesia menjadi negara …