BPJS Ketenagakerjaan Jamin Akan Berikan Pelayanan Optimal untuk Korban Kecelakaan Cibubur

Salah seorang korban kecelakaan lalu lintas di jalan Transyogi Cibubur pada Senin sore lalu sedang mendapatkan perawatan medis. (ist)

Salah seorang korban kecelakaan lalu lintas di jalan Transyogi Cibubur pada Senin sore lalu sedang mendapatkan perawatan medis. (ist)

POJOKBANDUNG.com – Sebuah kecelakaan tragis terjadi di jalan Transyogi Cibubur pada Senin sore lalu. Insiden berawal dari truk pengangkut Bahan Bakar Minyak (BBM) yang mengalami rem blong dan menabrak beberapa kendaraan di depannya. Akibat dari peristiwa tersebut, sedikitnya 11 orang meninggal dunia dan lima orang mengalami luka-luka.


BPJS Ketenagakerjaan atau BPJAMSOSTEK langsung menggerakkan tim Layanan Cepat Tanggap (LCT) untuk menyisir kemungkinan adanya peserta yang turut menjadi korban. Berdasarkan hasil penelusuran, teridentifikasi salah seorang korban luka atas nama Kunto Widyasmoro merupakan peserta aktif BPJAMSOSTEK.

Peserta yang berprofesi sebagai tenaga pengajar tersebut sedang dalam perjalanan pulang dari kantor menuju rumahnya di daerah Cileungsi. Namun nahas, saat dirinya melintas di lokasi, terjadilah kecelakaan yang mengakibatkan cedera pada wajah dan lengannya.

Usai kejadian korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Permata Cibubur yang merupakan Pusat Layanan Kecelakaan Kerja (PLKK) BPJAMSOSTEK untuk mendapatkan perawatan intensif.

Sebagai bentuk tanggung jawab dan kepedulian, Direktur Pelayanan BPJAMSOSTEK Roswita Nilakurnia datang langsung untuk memastikan LCT kecelakaan kerja terimplementasi dengan baik dan peserta mendapatkan perawatan yang terbaik.

“Kami atas nama manajemen BPJASOSTEK turut merasa prihatin atas kecelakaan yang dialami oleh para korban, khususnya bapak Kunto. Kami telah memastikan bahwa korban mengalami kecelakaan kerja, karena ruang lingkup perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) tidak hanya kecelakaan di tempat kerja, namun juga saat perjalanan menuju dan kembali dari tempat kerja,” terang Roswita.

Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan Dukung Arahan Wapres untuk Percepatan MPP

Lebih jauh Roswita menjelaskan peserta akan mendapatkan beragam manfaat diantaranya perawatan tanpa batas biaya hingga sembuh dan bantuan santunan Sementara Tidak Mampu Bekerja (STMB) sebesar 100 persen sesuai upah yang dilaporkan selama 12 bulan.

“Apabila peserta mengalami kecacatan, BPJAMSOSTEK juga akan mendapatkan alat bantu (orthose) atau alat ganti (prothese), serta manfaat Return To Work (RTW) yaitu berupa pendampingan hingga pekerja dapat bekerja kembali,” jelasnya.

Baca Juga: BPJS Ketenagakerjaan Dukung Arahan Wapres untuk Percepat Mall Pelayanan Publik

Dalam kesempatan tersebut, istri dari peserta mengucapkan terima kasih kepada BPJAMSOSTEK yang telah menanggung seluruh biaya perawatan suaminya. Pihaknya merasa puas dan terbantu atas pelayanan BPJAMSOSTEK dan rumah sakit.

Wisnu Eko Pratono, perwakilan dari PT Extramarks Education Indonesia, tempat peserta bekerja juga turut mengucapkan apresiasinya terhadap kesigapan BPJAMSOSTEK. Wisnu berharap dengan perawatan maksimal yang telah diberikan dapat mempercepat proses penyembuhan untuk dapat segera kembali produktif.

Loading...

loading...

Feeds

Menjajal Kecanggihan Wuling Air ev

Menjajal Kecanggihan Wuling Air Ev

POJOKBANDUNG.com – Wuling Motors (Wuling) tancap gas dengan mulai me-launching mobil listrik Air ev di pasar global. Indonesia menjadi negara …