Plastavfall Solution, Hasilkan Kompos dari Ampas Kopi

PENGOLAHAN: Salah satu anggota Plastavfall, Freddy, menunjukkan proses pengolahan ampas kopi untuk dijadikan kompos di Plastavfall, Jl. Palintang, Cipanjalu, Cilengkrang, Kabupaten Bandung, Jumat (1/7). NUR ILHAM NATSIR/ RADAR BANDUNG

PENGOLAHAN: Salah satu anggota Plastavfall, Freddy, menunjukkan proses pengolahan ampas kopi untuk dijadikan kompos di Plastavfall, Jl. Palintang, Cipanjalu, Cilengkrang, Kabupaten Bandung, Jumat (1/7). NUR ILHAM NATSIR/ RADAR BANDUNG

POJOKBANDUNG.com, CILENGKRANG – Membahas kopi mungkin tidak akan lepas dari gaya hidup banyak orang saat ini. Di desa atau di kota, tua maupun muda, masing-masing punya cara tersendiri untuk menikmati minuman berkafein tersebut.


Khusus di wilayah perkotaan misalnya, di Bandung, kedai kopi telah menjamur hampir disetiap sudut kota dari yang bergaya minimalis, natural, hingga yang mengedapankan unsur tradisi, semuanya eksis dengan para penikmatnya sendiri-sendiri.

Namun pesatnya pertumbuhan kedai kopi dan gaya hidup penikmat kopi, masih belum sebanding dengan kesadaran akan dampak sampah ampas kopi terhadap lingkungan sekitar.

Hal tersebut membuat sebuah komunitas pegiat lingkungan yang berada di Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung, ‘Plastavfall Solution’ hadir dan menawarkan sebuah cara untuk mengolah kembali ampas kopi dari kedai-kedai yang ada di Bandung. Menurut salah seorang pendiri plastavfall, Reza Ramadan Tarik, hal itu dilakukan sebagai upaya mengurangi sampah, dalam hal ini adalah sampah organik.

“Tujuan kita di plastavfall memang untuk mengurangi sampah baik organik maupun anorganik,” ujar Reza memulai obrolan.

BACA JUGA: Pemkot Bandung Akan Rehabilitasi 1.051 Rumah Tak Layak Huni Tahun Ini

Khusus untuk ampas kopi, ia menuturkan, Ia dan timnya siap melayani antar jemput ampas kopi dari satu kedai ke kedai lainnya untuk kemudian diolah menjadi kompos.

“Sekarang itu kita punya sistem yang daftar menjadi langganan memberi sampah di Plastavfall, nantinya akan kita barter dengan hasil panen dikebun. Sampahnya kita ambil, terus diolah jadi kompos, terus kita pakai sebagai media tanam hasil dari tanamannya itu berupa sayur-sayuran ada pakcoy, labu, seledri dan lainnya, itu kita bagikan ke customer setiap panen,” tutur Reza.

Saat ini 8 kedai kopi yang ada di Bandung resmi terdaftar di Plastavfall untuk tiap bulannya menyetorkan sampah ampas kopi mereka. Reza menargetkan di tahun 2022 ini Plastavfall dapat menjangkau setidaknya 20 kedai kopi.

“Rata-rata pemilik kedai kopi yang jadi pelanggan kita memang baru tau kalau ternyata ampas kopi juga bisa jadi masalah lingkungan,” imbuhnya.

BACA JUGA: 

Berdasarkan data dari Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) Kementrian Lingkungan Hidup di laman sipsn.menlhk.go.id, pada tahun 2021 timbulan sampah pertahun mencapai 27,780,389 ton per tahunnya, dan didominasi jenis sampah dari sisa makanan sebasar 29.9% disusul oleh plastik sebesar 15.5%.

Reza berharap dengan melakukan kegiatan olah sampah baik organik maupun anorganik, paling tidak bisa membantu mengurangi permasalahan pengelolaan sampah yang ada saat ini.

“Kita juga tidak berhenti melakukan sosialisasi dan edukasi tentang pengolahan sampah agar sedikit demi sedikit, semakin banyak orang yang menyadari pentingnya manajemen olah pilah sampah,” pungkas Reza. (cr1)

 

Loading...

loading...

Feeds

Hire Someone To Write Your Essay

A professional can write your essay. They provide high-quality essays at affordable prices. Customers can alter their essay as needed. …