Pengadaan Interior Ruang Kerja Bupati dan Wakil Bupati Bandung Tuai Polemik

POJOKBANDUNG.com, SOREANG – Proyek pengadaan interior ruang kerja Bupati dan Wakil Bupati Bandung senilai Rp 2 Miliar menuai polemik di tengah mesyarakat kabupaten Bandung.


Proyek tersebut dinilai tidak sesuai dengan urgensi keadaan Kabupaten Bandung saat. Setidaknya hal tersebut terlihat dari ratusan komentar-komentar warga di media sosial yang bernada kritik hingga sinisme menanggapi kemunculan proyek tersebut.

Ditambah lagi dengan temuan, pemenang lelang pengadaan interior ruang kerja Bupati dan Wakil Bupati Bandung, CV. Bina Dharma, tidak terdaftar di laman Sistem Informasi Kontruksi Indonesia (SIKI), https://siki.pu.go.id. Padahal, hal itu merupakan syarat sah untuk perusahaan yang mengikuti lelang proyek kontruksi pemerintahan.

Berdasarkan penelusuran Radar Bandung pada kolom pencarian registrasi Badan Usaha di laman https://siki.pu.go.id, tidak ditemukan nama perusahaan terkait.

BACA JUGA: Kenang Hari Ulang Tahun, Keluara Ridwan Kamil Lakukan Ziarah

Sebelumnya, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Bandung, mengumumkan CV. Bina Dharma sebagai pemenang lelang pengadaan interior ruang kerja Bupati dan Wakil Bupati Bandung senilai Rp 2 Miliar, melaui laman LPSE pada tanggal 11 Mei 2022 lalu.

Tidak sampai disitu, di situs LPSE Kabupaten Bandung, tercantum pula alamat perusahan Bina Dharma di Komplek Pasir Madur Endah II Blok A4 No. 15-16, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung.

Ketika penelusuran dilakukan ke alamat tersebut, perusahaan Bina Dharma juga tidak ditemukan di lokasi. Bahkan, bangunan rumah maupun kantor Blok A4 No 15 – 16 tidak ada sama sekali.

“CV itu mah tidak ada di sini. Alamatnya betul di sini, cuman nomer rumah (15-16) itu tidak ada,” ujar Ketua Rukun Warga (RW) 16, Suryana.

BACA JUGA : Rp2 Miliar untuk Interior Ruang Kerja Bupati dan Wakil Bupati Bandung

Suryana bersama sejumlah warga sekitar juga mengungkapkan, bahwa alamat di Komplek Pasir Madur Endah II kerap dijadikan alamat palsu.

“Emang sering wilayah ini mah dijadiin alamat-alamat palsu begitu. Ke pak RT juga sering ada yang nanyain sama,” ungkap warga kepada awak media.

Suasana di Komplek Pasir Madur Endah II terlihat seperti perumahan yang belum selesai. Bangunan rumah di komplek nampak berjarak-jarak. Kondisi jalan pun tak jauh beda, di dominasi dengan bebatuan, entah rusak atau tidak selesai dikerjakan.

Dihubungi terpisah, peneliti Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) Jawa Barat, Nandang Suherman, mensinyalir pengadaan interior ruang yang bernilai fantastis tersebut penuh dengan rekayasa.Terlebih jika melihat temuan tidak terdaftarnya nama perusahaan di laman SIKI PUPR.

Walaupun proyek tersebut sudah berjalan dan sudah masuk di laman LPSE, Ia menyebut sistem tetap bisa diakali untuk memenangkan pihak-pihak tertentu.

“Ini patut dipertanyakan, karena bisa saja ini ada skenario untuk memenangkan salah satu perusahaan dalam tender ini. Mestinya, perusahaan ini juga gugur karena urusan adminstrasi,” katanya saat dihubungi.

“Ini harus kita awasi bersama, meskipun sudah lewat LPSE, yang namanya sistem yakin bisa diutak-atik,” tandas Nandang.

BACA JUGA: Peringati Ulang Tahun Eril, Relawan Anak Muda Bagikan 10.000 Paket Sembako

Loading...

loading...

Feeds

Hire Someone To Write Your Essay

A professional can write your essay. They provide high-quality essays at affordable prices. Customers can alter their essay as needed. …