Masyarakat yang Akses Layanan Pemerintah Secara Daring Masih Minim

GAWAI: Warga memainkan gawai menggunakan Wifi di Taman Sukaraja, Kota Bandung. Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung akan memasang 500 Wireless Fidelity (Wifi). Nantinya masyarakat dapat mengakses internet secara gratis. (foto: TAOFIK ACHMAD HIDAYAT/RADAR BANDUNG) 

GAWAI: Warga memainkan gawai menggunakan Wifi di Taman Sukaraja, Kota Bandung. Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung akan memasang 500 Wireless Fidelity (Wifi). Nantinya masyarakat dapat mengakses internet secara gratis. (foto: TAOFIK ACHMAD HIDAYAT/RADAR BANDUNG) 

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Kota Bandung masih berbenah menuju Kota Smart City. Salah satunya adalah layanan pemerintahan yang bisa diakses melalui komputer/handphone secara daring.


“Sebenarnya sudah diterapkan untuk sampah ada kang pisman, layanan punya Sistem Informasi Pelayanan Administrasi Kewilayahan Terpadu (SIPAKU). Namun bagaimana layanan tersebut menjadi terpadu dan disatu tempat, ada dari ITB yang akan (membantu) mewujudkan,” ujar Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bandung, Yayan A Briliana beberapa waktu lalu.

Researcher at Smart City Community and Innovation Center, Hendra Sandhi Firmansyah yang merupakan perwakilan dari ITB mengatakan walau layanan secara daring sudah di terapkan banyak masyatakat yang tidak menggunakan. Lantaran yang harus smart bukan hanya teknologinya namun kualitas SDMnya perlu ditingkatkan.

“Banyak yang sudah diimplementasi tidak dipakai karena “teu kataekan” orangnya jadi tidak bisa pake teknologi itu karena belum bisa menggunakan smartphone. Kemampuan untuk menggunakan gadget itu berbeda – beda, solusinya meliterasi masyarakat dengan kata lain SDMnya di up,” katanya.

BACA JUGA: Pemkot Bandung Siap Kembangkan Pelayanan Berbasis Metaverse

Setelah itu regulasinya juga harus jelas. Ditambah tepat guna guna sehingga bisa diakses dengan mudah oleh masyarakat.

“Tata kelola dari sebuah invovasi yang dikembangkan harus ada regulasi yang jelas. Misalkan bila tidak mengajukan perizinan melalui aplikasi maka tidak akan diizinkan, ini kalau tata kelolanya bagus. Selanjutnya pastikan teknologinya tepat guna, hape 1 jutaan pun sudah bisa mengakses layanan Kota Bandung,” jelasnya.

SDM di Kota Bandung menurut riset yang dilakukan ITB. Hasilnya rata – rata kemampuan menggunakan internet sudah cukup bagus.

“Mengenai SDM berdasarkan riset yang dilakukan ITB, Kota Bandumg nilainya berkisar 63-65. Simpulan dari nilai tersebut, rata – rata kemampuan masyarakat dalam menggunakan teknologi cukup baik. Di kota lain ada yang nilainya lebih rendah ada yang 40 yang berarti masih ada yang belum bisa menggunakan teknologi,” ungkapnya.

Di Kota Bandung ada jutaan pengguna internet. Namun yang menggunakan untuk mengakses layanan Kota Bandung masih sangat sedikit.

“2,1 juta jiwa menggunakan di internet (di Kota Bandung). Orang yang menggunakan internet untuk mengakses layanan Pemerintahan Kota Bandung (kemungkinan) masih sangat sedikit,” pungkasnya. (cr2)

Loading...

loading...

Feeds

Hire Someone To Write Your Essay

A professional can write your essay. They provide high-quality essays at affordable prices. Customers can alter their essay as needed. …