Kepala SDABM : Kolam Retensi Cilember Jebol karena Besarnya Volume Air

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Akibat kolam retensi Cilember yang tidak mampu menampung air hujan dengan intensitas tinggi membuat Kolam terensi jebol hingga kawasan disekitar kolam pun terdampak banjir.


Kepala Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (SDABM), Didi Ruswandi menjelaskan bahwa Kolam Retensi Cilember itu jebol akibat karena volume air terlalu besar.

“Iya (kolam retensinya) jebol. Besar sekali (volume airnya) karena ada pertemuan dua sungai sehingga kolam retensinya penuh. Kemudian melebihi kapasitas sehingga banjir ke jalan (juga pemukiman warga)” ujar Didi Ruswandi Kepala SDABM.

BACA JUGA: Pemkot Bandung Akan Tertibkan Ratusan Bangunan Liar di Bantaran Sungai Citarum

Didi menjelaskan Pemkot Cimahi akan menangani kerusakan tersebut. Pemkot Bandung sendiri hanya mempersiapkan proyek bronjong.

“Penanganannya akan dilakukan oleh Pemkot Cimahi. Mereka (ke Pemkot Bandung) hanya minta bronjong saja,” jelasnya pada.

Saat ini, Kolam retensi di Bandung totalnya saat berjumlah 9. Kedepannya akan bertambah 3. Totalnya nanti berjumlah 12 kolam retensi.

3 kolam retensi yang sedang dan akan dibuat yakni di Pusat Kesenjataan Kavaleri (Pussenkav), Lengkong lalu di Pasirimpun, Sungai Cisanggarung terakhir di Tegal Luar, Kabupaten Bandung.

(cr2)

Loading...

loading...

Feeds