Banjir di Graha Indah dan Jalan Fly Over Cimindi Tiap Tahun Semakin Tinggi

Warga perumahan Graha Indah Mulai membersihkan sisa banjir. AGUNG EKO SUTRISNO/RADAR BANDUNG

Warga perumahan Graha Indah Mulai membersihkan sisa banjir. AGUNG EKO SUTRISNO/RADAR BANDUNG

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Banjir di komplek perumahan Graha Indah Kota Bandung dan Jalan Fly Over Cimindi tiap tahun bertambah tinggi. Hal itu diakibatkan oleh curah hujan yang tinggi selama tiga hari terakhir di Kota Cimahi, yang membuat air sungai Cilember meluap.


Warga Graha Indah WINI (47), mengatakan setiap tahunnya jika curah hujan di Kota Cimahi sedang tinggi, selalu terjadi banjir akibat luapan sungai Cilember.

“Saya sudah disini selama tiga tahun, dan setiap tahunya tinggi air banjir semakin tinggi,dan tahun ketiga ini banjir tertinggi dengan ketinggian sekitar 100 cm,” ucapnya, Selasa (21/6/2022).

Ia menjelaskan efek dari semakin tingginya genangan air yang melanda Graha Indah, membuat warga harus menaikan pagar penahan air masuk.

“Karena sudah sering terjadi, akibatnya kita harus bikin antisipasi, dengan meninggikan pagar agar tidak masuk rumah,” paparnya.

BACA JUGA: Harga Kedelai Tinggi, Pengusaha Tempe di Kota Cimahi Menjerit

Warga Graha Indah setiap tahunnya dihantui banjir, bagi Wini jika terus dibiarkan air akan masuk rumahnya, seperti beberapa warga yang lain.

“Saya masih bersyukur karena air tertahan pagar, tapi jika pemerintah tidak sigap menangani banjir saat hujan. Bisa jadi perumahan ini setiap hujan tenggelam oleh air,” ucap Wini.

Ia menambahkan pemerintah Kota Bandung harus sigap menangani genangan air yang terjadi, karena banjir bukan hanya terjadi di perumahan graha saja.

“Banjir kemarin juga membuat jalan menuju fly over Cimindi banjir parah,”ucapnya.

Sementara itu pihak kebersihan setempat Ahmad (40), mengatakan jika banjir yang terjadi di Graha Indah membawa sampah dari sungai, sehingga saat dibersihkan membutuhkan waktu sehari.

“Sekarang sedang dibersihkan, tadi banyak sampah rumah tangga. Belum lagi lumpur yang dalam membuat pembersihannya sulit,” paparnya, (21/6/2022).

Hujan yang terjadi pada hari Senin, bagi Ahmad merupakan hujan yang tidak deras namun efeknya membuat genangan air yang parah di kawasan jalan Fly over Cimindi Kota Cimahi.

“Bayangkan saja hujan kemarin tidak begitu deras, efeknya sudah parah. Apalagi jika hujan tinggi,” ucapnya.

Ia menjelaskan jika genangan yang terjadi, diduga karena drainase yang buruk. Dalam hal ini ia berharap bantuan pemerintah Kota Cimahi dalam menangani drainase.

“Efek dari drainase yang kurang bagus membuat air mudah meluap dari sungai dan selokan, akibatnya kalau dijalan bisa bahaya ke pengemudi,”ucapnya.

(cr3)

Loading...

loading...

Feeds