Peringati Hari Lahir Pancasila, Kadisdik Jabar Minta Sekolah Aktif Membumikan Pancasila di Era Digital

Upacara peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2022 di SMKN 1 Bandung/Ist

Upacara peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2022 di SMKN 1 Bandung/Ist

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG- Tanggal 1 Juni diperingati sebagai Hari Lahir Pancasila. Menyambut hari Lahir Pancasila ini, Dinas Pendidikan Jawa Barat menggelar upacara serentak, termasuk di SMKN 1 Bandung.


Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jawa Barat Dedi Supandi yang bertindak sebagai inspektur upacara berbicara tentang masa depan bangsa Indonesia di depan ratusan siswa-siswi SMKN 1 Bandung, Rabu (1/6/2022).

Dedi mengutarakan bahwa peran siswa siswi, khususnya yang duduk di sekolah menengah kelas X, XI, XIII akan sangat dibutuhkan pada tahun 2045. Sebab, di tahun tersebut Indonesia memasuki generasi emas.

“Artinya, negara akan berada di pundak kalian, akan ada Indonesia emas,” ujar Dedi.

Dedi membeberkan sejumlah tantangan yang dihadapi siswa siswi untuk membumikan Pancasila di era digitalisasi saat ini. Di mana banyak informasi hoaks, juga tingkat kesopanan yang cenderung mulai terkikis. Ancaman lainnya, terkait intoleransi, radikalisme dan terorisme.

“Termasuk tingkat kesopanan netizen yang hari ini kita paling terendah di Asia Pasifik, termasuk juga adanya intoleransi, radikalisme dan terorisme. Intoleransi ini adalah orientasi negatif atau penolakan seseorang terhadap hak politik sosial seseorang,” bebernya.

Karenanya, Dedi mengajak kepala sekolah dan cabang dinas menciptakan inovasi dalam menerapkan tagline yang dapat dilaksanakan siswa, dengan tema berbeda setiap harinya.

“Misalnya Senin membuat lebih kepada karakter wawasan kebangsaan, Selasa bela negara, Rabu budaya lokal, Kamis cerita soal internasional jumlah tentang agama dan termasuk bagaimana menghargai orang tua,” jelasnya.

Menurutnya, di tingkat sekolah, Disdik Jabar sudah menerapkan kurikulum Pencegahan dan Penanggulangan radikalisme dan kurikulum Anti Korupsi. Selain itu, membentuk sekolah-sekolah toleran, dimana di dalamnya diajarkan kepada siswa dan siswi agar mampu memilah berita hoaks.

Loading...

loading...

Feeds