Harapan Saung Angklung Udjo Ditengah Kebijakan Pemerintah

PERTUNJUKAN : Pengunjung menikmati pertunjukan seni di Saung Angklung Udjo pada Jum'at (20/5). Ramadhan Putra/ RADAR BANDUNG

PERTUNJUKAN : Pengunjung menikmati pertunjukan seni di Saung Angklung Udjo pada Jum'at (20/5). Ramadhan Putra/ RADAR BANDUNG

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Pemerintah melonggarkan aturan penggunaan masker. Hal tersebut masih menjadi perdebatan karena beberapa pejabat daerah masih menganjurkan untuk tetap memakai masker.


Dibalik pro maupun kontra terhadap kebijakan tersebut, covid-19 terlihat sudah menurun. Hal ini berdampak pada tingkat kunjungan yang sebelumnya sepi namun dalam momentum lebaran sampai saat ini mulai ramai kembali.

Ahadian Hadikusumah selaku PR & Marcomm Saung Angklung Udjo mengatakan libur lebaran kali ini kunjungan ke Saung Angklung Udjo sudah mulai ramai kembali. Kebanyakan yang datang dari luar daerah yang didominasi dari daerah Jabodetabek dan luar daerah Bandung. Saat lebaran kemarin jumlahnya mencapai ratusan orang per hari.

“Sekarang sudah mulai ada grup sekolah yang berkunjung dari luar daerah. Selain luar daerah, Jabodetabek juga mendominasi. Sehari setelah lebaran pengunjung bisa sampai 300 orang, dibanding saat pandemi sudah jauh lebih hidup,” katanya kepada Radar Bandung.

Walau sudah mulai ramai pengunjung namun belum melewati statistik saat sebelum pandemi. Saat itu, pengunjung bisa mencapai 2x lipat dari yang sekarang.

“Sebelum pandemi diwaktu yang sama bisa mencapai 600 orang dibagi 3 sesi per 200 orang. Seiring waktu turun lagi jadi yang padat itu hari pertama dan kedua setelah lebaran dan tergantung pada masuk kerjanya kapan. Meskipun ada peningkatan namun belum memenuhi kapasitas maksimal,” ujarnya.

Mengenai kebijakan diperbolehkannya melepas masker ditempat terbuka, Saung Angklung Udjo mengikuti kebijakan Pemerintah. Pihaknya menyerahkan soal pemakaian masker kepada pengunjung. Disisi lain tetap diarahkan untuk cuci tangan dan cek suhu.

“Mengenai kebijakan tersebut kami ikut pemerintah. Disini semi outdoor jadi kami membebaskan kepada pengunjung untuk memakai masker atau tidak, fleksibel lah. Kami mengarahkan untuk cuci tangan, cek suhu tetapi biasanya pengunnung pada bawa hand sanitazer sendiri,” terangnya.

Ahadian berharap kondusifitas terus terjaga, kebijakan yang dikeluarkan pemerintah pun mendukung pariwisata. Setelah kebijakan ini hanya menunggu waktu semoga daya beli dan aktivitas masyarakat makin membaik. Selain itu, ekosistem Saung Angklung Udjo kembali hidup.

“Harapannya Kondusifitas terus terjadi, mengenai kebijakan yang dikeluarkan pemerintah itu bagus, pro destinasi wisata. Tinggal menunggu waktu, mudah – mudahan dengan sendirinya daya beli juga membaik dan aktivitas lebih leluasa namun itu membutuhkan waktu. Semakin banyak oarang yang melakukan aktivitas pariwisata, tumbuh kembang ekonomi masyarakat dan khususnya di Saung Angklung Udjo ini ekosistemnya kembali hidup,” harapnya.

(cr2)

BACA JUGA: Kejari Tetapkan 2 Pegawai Tersangka Penggelapan Uang Perum DAMRI Bandung

Loading...

loading...

Feeds