Optimalisasi Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, BPJAMSOSTEK Jabar Kerja Sama dengan LLDIKTI Wilayah IV

FOTO BERSAMA: Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Jawa Barat, Suwilwan Rachmat dan Kepala LLDIKTI Wilayah IV, M. Samsuri beserta perwakilan Perguruan Tinggi, foto bersama usai mengikuti kegiatan kerjasama terkait sinergi dan optimalisasi penyelengaraan program jaminan sosial ketenagakerjaan, di Aula BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Jabar, Jalan PHH Mustofa, Kota Bandung, Senin (23/5/2022).

FOTO BERSAMA: Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Jawa Barat, Suwilwan Rachmat dan Kepala LLDIKTI Wilayah IV, M. Samsuri beserta perwakilan Perguruan Tinggi, foto bersama usai mengikuti kegiatan kerjasama terkait sinergi dan optimalisasi penyelengaraan program jaminan sosial ketenagakerjaan, di Aula BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Jabar, Jalan PHH Mustofa, Kota Bandung, Senin (23/5/2022).

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – BPJS Ketenagakerjaan atau BPJAMSOSTEK Kantor Wilayah (Kanwil) Jawa Barat menjalin kerjasama dengan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IV. Kerjasama tersebut dibubuhkan melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) terkait sinergi dan optimalisasi penyelengaraan program jaminan sosial ketenagakerjaan, Senin (23/5/2022).


Deputi Direktur BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Jawa Barat, Suwilwan Rachmat mengungkapkan, kerjasama tersebut merupakan sinergi dan optimalisasi penyelengaraan program jaminan sosial ketenagakerjaan serta implementasi penyelengaraan kampus merdeka-merdeka belajar.

“Hari ini kami menjalin kerjasama dengan 68 Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di bawah koordinasi LLDIKTI Wilayah IV. Kerjasama ini juga sekaligus monitoring dan evaluasi untuk meningkatkan perlindungan ketenagakerjaan bagi tenaga pendidik, dosen dan pegawai di kampus,” ucap Willy sapaan Suwilwan Rachmat saat ditemui usai kegiatan di Aula BPJS Ketenagakerjaan Kanwil Jabar, Jalan PHH Mustofa, Kota Bandung.

Willy menuturkan, melalui MoU tersebut hampir semua tenaga pendidik, dosen dan pegawai di 68 PTS di bawah koordinasi LLDIKTI Wilayah IV bakal mengikuti 4 program yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Pensiun (JP).

“Sebelumnya ada 13 kampus yangg sudah mendaftarkan tenaga tenaga pendidik, dosen dan pegawai jadi peserta aktif BPJAMSOSTEK. Alhamdulilah sekarang jadi 68 kampus,” jelasnya.

Kata Willy, kerjasama dengan LLDIKTI Wilayah IV turut mendorong jumlah cakupan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan khususnya di wilayah Jabar.

“Kerja sama ini sudah pasti ikut mendorong jumlah kepesertaan aktif BPJS Ketenagakerjaan. Jika di total saat ini ada 3.2 juta peserta aktif di Jabar dan ditargetkan hingga akhir tahun bisa mencapai 4.1 juta peserta,” tandas Willy.

Baca Juga: Peringati Hari Buruh 2022, BPJS Ketenagakerjaan Bagikan 15.000 Paket Sembako

Dalam kesempatan yang sama, Kepala LLDIKTI Wilayah IV, M. Samsuri menambahkan, pihaknya bakal mendorong dan mendukung Inpres nomor 2/ 2021 dan Surat Edaran (SE) Mendikbud Ristek nomor 88/2021 terkait PTS dan PTN agar ikut berpartisipasi dalam Program BPJS Ketenagakerjaan.

“MoU ini lebih kepada memformalkan, selain manfaatnya dirasakan oleh peserta juga bagi perguruan tinggi,” jelasnya.

Baca Juga: Buah Sukses Percepat Layanan Lewat Digitalisasi, Pengelolaan Arsip BPJS Ketenagakerjaan Raih Penghargaan ANRI

Bahkan, kata Samsusi, untuk mengoptimalkan dukungan terhadap program BPJS Ketenagakerjaan rencana kedepan akan ada mahasiswa yang ikut magang di kantor BPJS Ketenagakerjaan untuk diberi pemahaman ihwal program-program BPJS Ketenagakerjaan.

“Nanti selain magang dan dapat ilmu, mahasiswa tersebut bisa jadi agen untuk mengedukasi kembali di tengah masyarakat, misalnya melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN),” tandasnya.

(arh)

Loading...

loading...

Feeds