Survei: Anies Berpeluang Menang Pilpres 2024 Jika Berpasangan Ridwan Kamil atau Sandiaga

Ridwan Kamil dan Anies Baswedan saat menjadi pembicara Bincang Urban 20: Isu Perkotaan pada Presidensi G-20 Indonesia, di Jakarta Internasional Stadium, Jakarta, Rabu (16/2/2022).

Ridwan Kamil dan Anies Baswedan saat menjadi pembicara Bincang Urban 20: Isu Perkotaan pada Presidensi G-20 Indonesia, di Jakarta Internasional Stadium, Jakarta, Rabu (16/2/2022).

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG- Pemilihan calon wakil presiden (Cawapres) yang tepat bakal jadi kunci ketatnya persaingan antara Ganjar Pranowo, Anies Baswedan dan Prabowo Subianto dalam survei Capres 2024.


Dalam sigi terbaru Indo Survei bertajuk Hasil Survei Nasional Pemilu 2024: Potensi Dua Putaran periode survei 11-17 April 2022, muncul beberapa simulasi pasangan calon presiden dan wakil presiden.

Menurut Peneliti Indo Riset Roki Arbi, peta pilpres masih ketat saat ini, di mana jarak elektabilitas antar calon sangat dekat, masih terlalu dini untuk memprediksi siapa yang akan menang dalam pilpres 2024 mendatang.

“Dalam beberapa simulasi pasangan calon ditemukan bahwa faktor pasangan cawapres akan mempengaruhi preferensi pemilih dalam pilpres,” katanya dalam keterangan resmi, Kamis (19/5/2022).

Menurutnya, ada 3 lapisan elektabilitas kandidat saat ini bila menggunakan simulasi 18 nama yakni calon papan atas dengan elektabilitas di atas 15 persen: Ganjar, Prabowo dan Anies, kemudian calon papan tengah dengan elekbilitas 4-10 persen: AHY, Ridwan Kamil dan Sandiaga Uno, terakhir calon papan bawah dengan elektabilitas di bawah 4 persen.

Indo Survei sendiri menemukan dalam simulasi yang ditawarkan terhadap 1.096 responden Anies Baswedan akan menang Pilpres jika berpasangan dengan 2 kandidat Cawapres paling kuat yakni Ridwan Kamil dan Sandiaga Uno. Terutama jika harus bertarung head to head dengan Ganjar Pranowo.

Dalam simulasi “melawan Ganjar-Erick Thohir”, Anies akan menang jika dipasangkan dengan Sandiaga Uno dengan suara 49,5%. “Anies juga akan menang jika dipasangkan dengan Ridwan Kamil dengan 49,1%,” katanya.

Sementara jika dipasangkan dengan antara Ganjar Pranowo-Ridwan Kamil melawan Anies yang dipasangkan dengan Sandiaga Uno, maka pasangan Gubernur Jawa Tengah-Gubernur Jawa Barat itu akan kalah.

Suara pendukung Ridwan Kamil sendiri cukup signifikan menyokong Anies Baswedan, terlihat dari migrasi suara pemilih Ridwan Kamil jika Pilpres hanya mengerecut pada dua nama yakni Anies Baswedan dan Prabowo Subianto masing-masing sebesar 46,4 persen.

Meski berada di papan tengah namun tingkat kesukaan responden pada Ridwan Kamil dalam survei tersebut terpantau tinggi dibanding Anies Baswedan.

“Meski yang paling populer adalah Prabowo, namun yang paling disukai adalah Ganjar dengan 90,7 persen, Sandiaga Uno dengan 84,7 persen, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dengan 83,2 persen, dan Anies dengan 81,2 persen,” tutur Roki Arbi.

Nama Ridwan Kamil dan Sandiaga Uno sendiri beberapa kali muncul dalam hasil sejumlah lembaga survei sebagai kandidat cawapres paling kuat. Survei Indikator beberapa waktu lalu bertajuk Pemulihan Ekonomi Pasca Covid-19, Pandemic Fatigue, dan Dinamika elektoral jelang Pemilu 2024 yang dilakukan pada 6 hingga 11 Desemberi 2021.

Ridwan Kamil berada di urutan kedua dengan raihan 15,3 persen di bawah Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno yang meraih 25 persen. Angka itu didapatkan dari pertanyaan siapa Wakil Presiden yang akan dipilih jika Pilpres diadakan saat ini.

Sejumlah pengamat juga menilai posisi unggul Ridwan Kamil di Jawa Barat menjadi modal besar jika digandeng menjadi Cawapres mengingat Jawa Barat memiliki jumlah pemilih terbesar di Indonesia. Apalagi di Jawa Barat tingkat kesukaan pada Ridwan Kamil dominan hingga 91 persen. (dbs)

Loading...

loading...

Feeds