21 UMKM di Kabupaten Bandung Ikuti Pelatihan SCORE Plus

SUASANA: Pelatihan SCORE Plus Batch 6 di Gedung Bapelitbangda, Soreang, Kabupaten Bandung, Selasa (17/5). NUR ILHAM NATSIR/ RADAR BANDUNG

SUASANA: Pelatihan SCORE Plus Batch 6 di Gedung Bapelitbangda, Soreang, Kabupaten Bandung, Selasa (17/5). NUR ILHAM NATSIR/ RADAR BANDUNG

POJOKBANDUNG.com, SOREANG – Sebanyak 21 UMKM dari berbagai kecamatan di Kabupaten Bandung ikut serta dalam kegiatan pelatihan Sustaining Competitive and Responsible Enterprise (SCORE Plus) yang digelar di gedung Badan Perencanaan, Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda), Soreang, Kabupaten Bandung, Selasa (17/5).


Perkumpulan Pengusaha Karsa Mandiri bersama Fakultas Ekonomi Universitas Katolik Parahyangan kembali menggelar pelatihan SCORE Plus untuk yang ke enam kalinya.

Kepala Bapelitbangda, Erwin Rinaldi, mengatakan program ini sangat bermanfaat bagi para pelaku UMKM di Kabupaten Bandung. Juga berperan dalam membantu program pemerintah untuk mewujudkan Kabupaten Bandung yang Bedas.

“Malah program ini sangat dinanti-nantikan lah. Jadi memang banyak manfaat yang bisa diambil bagi para pelaku UMKM, dan juga sangat membantu pemerintah ya,” ujar Erwin kedapa wartawan usai pembukaan pelatihan, Selasa (17/5).

BACA JUGA: Waspada Kasus Wabah PMK Sudah Masuk di Jabar

Ia berharap dengan pelatihan ini, karakter, mental dan disiplin harus dimiliki oleh setiap pengusaha, utamanya para pelaku UMKM yang ikut serta diprogram ini.

Sementara itu, Dekan Fakultas Ekonomi Dr. Budiana Gomulia mengatakan, program ini bertujuan untuk membantu para pelaku UMKM, dalam meningkatkan kualitasnya. “Tentu saja semua ini akan melalui proses, dan membutuhkan ketekunan serta kerja keras dari teman-teman pengusaha kecil untuk mengikutinya,” katanya.

Ia juga mengatakan bahwa pihaknya akan terus melakukan pendampingan kepada seluruh peserta, dan akan mengunjungi satu persatu gerai-gerai ataupun tempat usaha UMKM secara berkala. Agar keilmuan yang dipaparkan dalam pelatihan dapat diaplikasikan dengan benar di lapangan.

BACA JUGA: Pemerintah Berlakukan Mikro Lockdown Perketat Pengiriman Hewan Ternak

Loading...

loading...

Feeds