Kerbau Milik Ujang Disembelih dan Digondol Maling Hingga Sisakan Tulang

KORBAN: Ujang beridir di depan kandang yang dicuri dan telah diberi garis polisi, di Kampung Cimanis, Desa Mangunjaya, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, Jumat (13/5). NUR ILHAM NATSIR/ RADAR BANDUNG

KORBAN: Ujang beridir di depan kandang yang dicuri dan telah diberi garis polisi, di Kampung Cimanis, Desa Mangunjaya, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, Jumat (13/5). NUR ILHAM NATSIR/ RADAR BANDUNG

POJOKBANDUNG.com, KAB. BANDUNG – Kerbau milik Ujang, warga Kampung Cimanis, Desa Mangunjaya, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, raib digondol maling.


Pemilik kerbau Ujang mengaku ia menyadarinya saat Kamis pagi (12/5) sedang menyusuri sawah yang tak jauh dari rumahnya untuk mencari pakan. Sialnya ketika hendak memberi pakan di siang hari ia menyadari satu kerbau miliknya sudah tak ada di kandang. Ia kemudian memutuskan untuk menyusuri jejak kaki kerbau bersama sejumlah warga lainnya.

“Ketahuan kemarin pukul 13.00 WIB. Kemungkinan dibawanya subuh,” ujar Ujang kepada wartawan, Jumat (13/5).

Jejak tersebut mengantarkan mereka sejauh kurang lebih 2 kilo meter ke arah Kampung Kiarapayung, Desa Banjaran Wetan, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung. Di sana ditemukan kerbau miliknya hanya tinggal kepala, tulang belulang, dan isi perut saja.

Menurut saksi mata sekaligus bapak dari Ujang, Dadang, saat ikut menyusuri jejak, ia menduga kerbau tersebut disembelih di sebuah kebun untuk diambil dagingnya. Pencuri hanya meninggalkan bangkainya, sementara seluruh dagingnya dibawa entah ke mana.

“Jadi dibawa dulu dari sini melewati jurang, disembelih di sana. Hanya diambil daging dan kakinya. Itu juga sepertinya tidak dikuliti, ngambil daging diiris dengan kulitnya,” Tutur Dadang.

BACA JUGA: Soal PMK, Kota Bandung Perketat Jalur Hewan Ternak

Kejadian tersebut akhirnya viral di media sosial dan langsung mendapat respon oleh pihak kepolisian. “Kita di Tempat Kejadian Perkara (TKP) pencurian kerbau yang viral di media sosial yaitu di desa Mangunjaya. Sebelumnya belum ada laporan ke kami, jadi kita jemput bola ke TKP,” kata Kapolsek Pameungpeuk, Kompol Ivan Taufiq, Jumat (13/5).

Ivan mengungkapkan bahwa korban tak melapor lantaran kejadian itu dianggap sebuah musibah dan mengikhlaskan apa yang telah terjadi. “Setelahnya, korban langsung menguburkan sisa-sisa tulang belulang dari kerbau tersebut,” ungkap Ujang.

Untuk proses pengejaran pelaku, pihaknya akan memeriksa saksi-saksi di TKP termasuk di sepanjang jalanan jejak kerbau hingga ke tempat disembelihnya kerbau tersebut.

“Kemudian korban kita arahkan dan kita antarkan nanti untuk membuat laporan ke polresta Bandung. Sehingga dapat ditindak lanjuti oleh Satreskrim Polresta Bandung,” imbuhnya.

Dengan adanya kasus tersebut, Ivan mengimbau masyarakat untuk tidak sungkan melaporkan ke pihak kepolisian, jika terdapat kasus pencurian ataupun tindak pidana lainnya.

“Kita akan responsif dan menindak lanjuti sampai diungkapnya kasus yang dilaporkan. Dan laporan itu tidak akan dipungut biaya sepersen pun,” pungkasnya.

BACA JUGA: Kuota Haji Kota Bandung Tahun 2022 Turun Jadi Sebanyak 1.116 Orang

Loading...

loading...

Feeds