Penyakit Mulut dan Kuku Resahkan Peternak di Pemeungpeuk

Sapi Limousin: Terdapat puluhan sapi berjenis limousin di Peternakan milik Pak Temu, di Pameungpeuk, Kabupaten Bandung, Kamis (12/5). NUR ILHAM NATSIR/ RADAR BANDUNG

Sapi Limousin: Terdapat puluhan sapi berjenis limousin di Peternakan milik Pak Temu, di Pameungpeuk, Kabupaten Bandung, Kamis (12/5). NUR ILHAM NATSIR/ RADAR BANDUNG

POJOKBANDUNG.com, PAMEUNGPEUK – Penyakit Mulut dan Kuku atau (PMK) pada hewan ternak santer diberitakan dalam sepekan terakhir. Kementerian Pertanian menyebutkan penyakit ini telah ditemukan di beberapa daerah di Indonesia, yakni Jawa Timur dan Aceh.


Di Jawa Barat, Dikabarkan, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Dan Peternakan (DKPP) Jabar mulai bergerak untuk menangani munculnya penyakit tersebut, dengan berkoordinasi dengan kabupaten/kota.

Salah seorang pemilik ternak sapi di Jalan Cisankuy, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Bandung, Pak Temu mengungkapkan keresahannya terhadap kemunculan penyakit mulut dan kuku yang menyerang hewan ternak tersebut.

“Kita khawatir juga ya dan semoga tidak ada yang sampai di kabupaten bandung. Kalau dari pemerintah belum ada juga sampai di sini,” ujarnya saat ditemui Radar Bandung, Kamis (12/5).

BACA JUGA: DKPP Jabar Bentuk Unit Respon Cepat Cegah Penyakit Mulut dan Kuku Hewan

Pria yang mengaku berprofesi sebagai peternak sejak tahun 1982 itu mengungkapkan, untuk menjauhkan hewan-hewan ternaknya dari paparan penyakit, pemberian nutrisi dan kebersihan kandang sangat diperhatikan.

“Untuk mencegah, tiap hari kita perhatikan makanannya, kebersihan kandangnya juga,” ungkapnya.

Selain itu, ia juga rutin memanggil dokter hewan untuk mengecek kesehatan dan memberikan vitamin terhadap sapi-sapi ternaknya.

PMK atau dikenal juga ‘Foot and Mouth Disease’ (FMD) adalah penyakit hewan menular bersifat akut yang disebabkan oleh virus. Penyakit ini diketahui rentan menulari hewan ternak seperti sapi, kerbau, unta, gajah, rusa, kambing, domba dan babi.

Pak Temu berharap semoga penyakit itu tidak meluas dan sapi-sapi miliknya terhindar dari penyakit tersebut.

(cr1)

BACA JUGA: Puskesmas di Bandung Siaga Penyebaran Hepatitis Akut

Loading...

loading...

Feeds