Polisi Bantah Tak Proses Laporan Ancaman Pembunuhan oleh Duda pada Janda di Bandung Barat

Anggota Polres Cimahi saat di lokasi TKP penemuan korban penggorokan, kemarin, HENDRA HIDAYAT/ RADAR BANDUNG

Anggota Polres Cimahi saat di lokasi TKP penemuan korban penggorokan, kemarin, HENDRA HIDAYAT/ RADAR BANDUNG

POJOKBANDUNG.com, PADALARANG – Pihak Polisi Sektor (Polsek) Padalarang membantah adanya laporan dari Keluarga Wiwin Sunengsih yang disebut pernah datang ke Polsek Padalarang untuk melapor meminta perlindungan atas ancaman pembunuhan yang dilayangkan Mulyadi.


Permintaan itu dilayangkan lima hari sebelum Wiwin dibunuh. Namun, permintaan itu tak diproses polisi karena tak cukup bukti.

Sementara itu, Kanitreskrim Polsek Padalarang Iptu Ecep Karniman membantah adanya laporan secara resmi yang dilayangkan oleh pihak keluarga korban. Jikapun benar melapor, maka dipastikan bakal segera ditindaklanjuti. Pelaku pun bakal segera diamankan.

“Tidak ada laporan resmi kepada kami,” kata dia melalui sambungan telepon pada Selasa (10/5).

BACA JUGA: Sebelum Tewas Digorok, Wiwin Sempat Minta Perlindungan ke Polisi tapi Tak Diproses

Ecep mengakui marak informasi yang simpang siur terkait dengan kasus itu. Namun, kini pihaknya hanya ingin fokus untuk mengungkap kasus itu. Diketahui, diduga pembunuhan itu dilatarbelakangi kandasnya hubungan asmara antara korban dan pelaku.

“Intinya saat ini kita sedang fokus kepada pengungkapan kasus masalah itu,” ucap dia.

Sebelumnya diberitakan, polisi sudah bergerak mencari keberadaan pelaku. Pelaku membunuh korban dengan menusuk ke bagian perut dan menggorok lehernya di Padalarang Kabupaten Bandung Barat pada Minggu (8/5). Kini, keberadaan pelaku masih misterius.

BACA JUGA: Hasil Visum Janda yang Dibunuh di Bandung Barat: Luka di Perut dan Sayatan di Leher

Loading...

loading...

Feeds