Polres Cimahi Kejar Pelaku Penggorokan di Bandung Barat

Anggota Polres Cimahi saat di lokasi TKP penemuan korban penggorokan, kemarin, HENDRA HIDAYAT/ RADAR BANDUNG

Anggota Polres Cimahi saat di lokasi TKP penemuan korban penggorokan, kemarin, HENDRA HIDAYAT/ RADAR BANDUNG

POJOKBANDUNG.com, PADALARANG – Polres Cimahi kini tengah mengejar pelaku pembunuhan sadis kepada korban Wiwin Setiani (30) warga Kampung Gunung Bentang RT 04/14, Desa Jayamekar, Kecamatan Padalarang, yang dilakukan pada Minggu (8/5).


Korban ditemukan oleh warga terkapar dengan luka sayatan di bagian leher hingga menyebabkan kematian.

Polisi masih melakukan pengejaran terhadap pelaku penggorok ibu muda satu anak di Bandung Barat. Identitas sosok pelaku sudah dikantongi.

“Ya sekarang  pelaku masih dalam proses pengejaran,” ucap Kapolres Cimahi AKBP Imron Ermawan Senin (9/5/2022).

“Identitas pelaku sudah kita ketahui, saat ini sedang dalam pengejaran,” jelas Imron.

Menurut Imron pihaknya telah membentuk tim gabungan yang terdiri dari Satreskrim Polres Cimahi dan unit Reskrim Polsek Padalarang.

“Mohon doanya agar pelaku segera kami tangkap dalam keadaan hidup. Karena jelas pelaku sudah dengan sadisnya melakukan penganiayaan menusuk perut dan menggorok leher,” tuturnya.

BACA JUGA: Proses Administratif Pengelolaan Stadion GBLA Terus Bergerak Maju

Sementara itu, Ketua RW 14, Agus Sopian menjelaskan, peristiwa diketahui saat seorang warga berteriak histeris lantaran melihat korban tergeletak bersimbah darah disekitar rumahnya.

“Dia posisinya sudah terbaring di jalan bersimbah darah di jalan kecil di depan rumahnya.Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10.00 WIB siang,” katanya saat ditemui di lokasi, kemarin.

BACA JUGA: Plt Bupati KBB Hengky Pantau Aktivitas Arus Balik

Ia menambahkan, korban ditemukan bersimbah darah dengan luka senjata tajam di bagian leher dan perut.

“Awalnya saya dikasih tahu warga bahwa ada yang berkelahi. Saya langsung pergi ke lokasi dan korban ditemukan tergeletak,” katanya.

Lebih lanjut ia mengatakan, dengan kondisi tersebut selanjutnya mengevakuasi korban ke rumah sakit untuk mendapat penanganan medis.

“Nyawa korban tidak tertolong. Korban meninggal di rumah sakit karena luka yang dialaminya,” katanya.

Ia menegaskan, pihaknya bersama warga langsung melaporkan kejadian itu ke pihak kepolisian. “Tidak lama pihak kepolisian datang ke lokasi,” pungkasnya.

(kro)

BACA JUGA: Volume Kendaraan Meningkat, CB Buka Tutup Dilakukan di Pertigaan Tagog Padalarang

Loading...

loading...

Feeds