Harga Tiket Bis di Leuwi Panjang Naik Hingga 35 Persen Selama Masa Mudik Lebaran 2022

ILUSTRASI : Deretan bus terparkir di Terminal Cicaheum, Jalan AH. Nasution, Kota Bandung. 
TAOFIK ACHMAD HIDAYAT/RADAR BANDUNG

ILUSTRASI : Deretan bus terparkir di Terminal Cicaheum, Jalan AH. Nasution, Kota Bandung. TAOFIK ACHMAD HIDAYAT/RADAR BANDUNG

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Harga tiket bis di terminal Leuwi Panjang bandung naik hingga 35 persen selama masa mudik lebaran Idul Fitri 2022.


Kepala Terminal Leuwi Panjang Asep Hidayat mengatakan bahwa pihaknya menyerahkan adanya peningkatan harga tiket ini kepada para pengusaha bis yang dinilainya mengikuti dan mengawasi harga batas atas dan bawah tiket bis.

“Kenaikannya mencapai 25-35 persen semasa mudik dan arus balik lebaran ini. Misal dari rata-rata Rp 125.000 menjadi Rp 145.000,” ujar Kepala Terminal Leuwi Panjang Asep Hidayat di Bandung, kemarin.

Peningkatan pelayanan terhadap penumpang pun kini ditingkatkan, fasilitas gedung pun mulai diperbaharui dan dibenahi demi kenyamanan para penumpang bis.

BACA JUGA: Wisatawan Tinggalkan Tumpukan Sampah, Alun-Alun Kota Bandung Akan Ditutup Sementara

Sementara itu, H+3 arus balik lebaran saat ini, tercatat sudah ada sekitar 3.000 penumpang yang menggunakan bis di Leuwi Panjang. Asep meprediksi sore ini peningkatan akan kembali terjadi.

“Kalau untuk puncak arus balik kita prediksi akan terkadi pada H+5 atau pada hari Minggu (8/5/2022) nanti,” ujar Asep.

Seperti diketahui, pada hari Senin depan aktivitas warga sudah kembali normal seperti kerja hingga sekolah. Meski begitu sebanyak 500 bis disiapkan untuk melayani penumpang saat arus balik lebaran ini.

BACA JUGA: Volume Kendaraan Meningkat, CB Buka Tutup Dilakukan di Pertigaan Tagog Padalarang

Disinggung soal kebijakan contraflow dan one way yang diterapkan pihak kepolisian saat arus mudik dan balik lebaran, Asep mengatakan bahwa hal itu tak terlalu berdampak pada penumpukan penumpang.

“Contraflow ataupun oneway tidak berpengaruh, karena persediaan (armada bis) kita cukup, jadi gak ada pengaruh,” ucapnya.

“Kecuali hari lebaran kedua itu, Sukabumi ada kemacetan ada sampai berjam-jam, itu dampaknya disini ada bis dstang terlambat tapi penumpang masih bisa terlayani,” pungkasnya.

BACA JUGA: Volume Sampah di Kota Cimahi Membludak Selama Libur Lebaran

 

Loading...

loading...

Feeds