Paguyuban Pasundan Sebut Penunjukan Kepala IKN Lebih dari Sekadar Jabatan

Ridwan Kamil

Ridwan Kamil

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Ridwan Kamil diisukan akan menjadi Kepala Otorita Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Jika tawaran itu datang, Paguyuban Pasundan mendukung Ridwan Kamil mengambil kesempatan.


Ketua Umum Paguyuban Pasundan Prof. Didi Turmudzi menyatakan bahwa Presiden Jokowi sudah memberikan kisi-kisi siapa yang akan ditunjuk sebagai kepala Otorita IKN, yakni Kepala daerah berlatar belakang arsitek.

Ridwan Kamil menjadi salah satu sosok yang memenuhi kisi-kisi tersebut. Jika penunjukan itu diarahkan kepada Ridwan Kamil, maka Paguyuban Pasundan akan mendukung penuh.

Pasalnya, menjadi Kepala IKN bukan hanya urusan jabatan, namun juga bentuk kepercayaan Jokowi pada orang Sunda untuk berkontribusi mewujudkan sebuah cita-cita besar.

“Tentu bagi Paguyuban Pasundan (menjadi Kepala IKN) ini adalah momentum yang baik, momentum itu tidak ada dua kali, oleh karena itu ini harus diambil,” katanya Kamis (27/2) .

“Kalau (Ridwan Kamil) dipilih, artinya orang Sunda memberikan kontribusi optimal untuk kelangsungan hidup negara dan bangsa, lebih dari sekadar jabatan,” Ia melanjutkan.

Karena itu Didi berharap Jokowi memilih Ridwan Kamil untuk memimpin IKN. Meski sedang memimpin Jawa Barat, menjadi Kepala IKN adalah bentuk penugasan dan kepercayaan dari Kepala Negara.

“Mudah-mudahan kita do’akan beliau dipercaya seterusnya beliau lebih dari itu sing nanjung (semoga berkedudukan tinggi) sing terus (semoga terus) manggung bukan hanya di Jawa Barat, seperti itu,” katanya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi menyebut kriteria Kepala Otorita IKN bernama Nusantara itu adalah kepala daerah dan berlatar belakang arsitek. Otorita IKN Nusantara merupakan lembaga setingkat kementerian yang beroperasi paling lambat akhir tahun 2022.

“Paling tidak pernah memimpin daerah dan punya background arsitek,” kata Jokowi saat bertemu dengan beberapa pemimpin redaksi media massa nasional di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (19/1/2022).

Ridwan Kamil sendiri mengaku, tidak mau berandai-andai dirinya ditunjuk Jokowi untuk memimpin IKN Nusantara. Diketahui, sebelum menjabat sebagai Wali Kota Bandung hingga Gubernur Jawa Barat, ia dikenal sebagai arsitek dan dosen di ITB.

Karya arsitekturnya tak hanya berada di Indonesia, namun tersebar hingga benua Asia bahkan benua Eropa. Tak hanya merancang bangunan, pihaknya juga terlibat dalam perancangan kota mandiri.

Di antaranya, Museum Tsunami Aceh dibangun sebagai sebuah monumen untuk memperingati peristiwa tsunami Aceh paling tragis pada 2004 lalu.

Lalu, Marina Bay Waterfront di Singapura. Kemudian, Ningbo Newtown, Tiongkok, sebuah rancangan kota baru dan dianggap sebagai salah satu kota masa depan. Dalam proses perancangan IKN, Ridwan Kamil juga terlibat dalam penjurian lomba desain IKN.

(dbs)

Loading...

loading...

Feeds