Diresmikan, Tol Cisumdawu Seksi 1 Beroperasi Gratis 2 Minggu

Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat meninjau Jalan Tol Cisumdawu Seksi 1 Ruas Cileunyi - Rancakalong dalam peresmian di Cileunyi, Kabupaten Bandung, Senin (24/1). FOTO: TAOFIK ACHMAD HIDAYAT

Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat meninjau Jalan Tol Cisumdawu Seksi 1 Ruas Cileunyi - Rancakalong dalam peresmian di Cileunyi, Kabupaten Bandung, Senin (24/1). FOTO: TAOFIK ACHMAD HIDAYAT

POJOKBANDUNG.com, CILEUNYI- Tol Cileunyi – Sumedang – Dawuan (Cisumdawu) seksi 1 Cileunyi-Rancakalong diresmikan, pada Senin (24/1).


Mulai Selasa (25/1) hingga 2 minggu ke depan, para pengendara yang melintasi jalur tersebut tidak akan dipungut biaya alias gratis.

Gubernur Jabar, Ridwan Kamil mengatakan jalur seksi 1 Tol Cisumdawu memiliki panjang kurang lebih 11,45 km, akan digratiskan kurang lebih selama 2 minggu sebagai bagian dari sosialisasi.

“Sehingga masyarakat akhirnya bisa mengetes dan tentunya kami tunggu masukan kurang lebihnya, apa yang bisa kita sempurnakan,” ujar pria yang akrab disapa Emil di Cileunyi, Senin (24/1).

Emil katakan, seluruh progres pembangunan sudah dilaporkan kepada presiden.

Jika tidak ada halangan, minimal pada Juni 2023 jalur Tol Cisumdawu bisa selesai. Sehingga, dari Jalan Tol Cileunyi bisa tembus sampai ke Bandara Kertajati.

Emil juga melaporkan, ada sekitar 6 sampai 7 jalan tol yang sedang dikerjakan. Hal tersebut menandai pentingnya Jabar dalam konstelasi ekonomi nasional.

Itu akan menjadi yang terpanjang di Pulau Jawa, karena menghubungkan Cileunyi, Garut, Tasik sampai Cilacap.

“Kalau tidak ada halangan minggu depan kita akan mulai prosesi ground breaking. Jadi ini berita besar ke wilayah Priangan Timur sampai Cilacap karena lelangnya sudah selesai, maka akan kita mulai,” tutur Emil.

Emil mengucapkan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo dan Menteri PUPR dan jajarannya yang memberikan dukungan infrastruktur darat, digabung dengan aktivasi jalur kereta api.

“Ekonomi Jawa Barat yang sudah pulih bisa terus menjadi yang terbaik di masa depan,” pungkas Emil. (fik)

Loading...

loading...

Feeds