Aduh! Penutup Bak Kontrol Saluran Air di Kabupaten Bandung Jadi Sasaran Pencuri, Dampaknya Jadi Begini

Lubang menganga terdapat pada trotoar jalan depan komplek Pemerintahan Kabupaten Bandung, Soreang. (ist)

Lubang menganga terdapat pada trotoar jalan depan komplek Pemerintahan Kabupaten Bandung, Soreang. (ist)

POJOKBANDUNG.com, SOREANG – Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Bandung mengungkapkan penutup bak kontrol kerap dicuri. Hal tersebut menciptakan lubang diatas trotoar yang membahayakan masyarakat.


Contohnya, pada trotoar jalan depan komplek Pemerintahan Kabupaten Bandung, yang terdapat lubang berdiameter lebih dari satu meter. Lubang tersebut adalah bak kontrol yang tidak dilengkapi dengan penutup.

Sekretaris Dinas PUTR Kabupaten Bandung, Akhmad Kosasih membenarkan sering terjadi pencurian terhadap tutup lubang bak kontrol. Dirinya meyakini, penutup bak kontrol di trotoar jalan depan komplek Pemerintahan Kabupaten Bandung juga dicuri.

“Pasti ada yang mencuri lagi. Kita segera bikin baru untuk tutup itu,” ujar Akhmad saat dihubungi via pesan singkat, Kamis (20/1).

Tak hanya sekali, pencurian tutup bak kontrol, diungkapkan Akhmad, bisa terjadi sampai beberapa kali, di beberapa tempat. Kemungkinan saja bisa sampai sepuluh kali dicuri. Dikatakan Akhmad, memang penutup bak kontrol itu mudah dibuka karena untuk memudahkan pada saat dilakukan pengontrolan.

“Upayanya di las,” jelas Akhmad.

Sementara itu, berdasarkan pantauan di lapangan, lubang diatas trotoar jalan tersebut dibiarkan tanpa penutup. Bagian bawah dari trotoar jalan itu terdapat sebuah saluran air yang mengalir ke sawah dengan kedalaman lebih dari dua meter.

Hal yang paling mengkhawatirkan dan cukup membahayakan, lubang besar tersebut pada bagian kiri jalan, tepat berada pada bibir ubin guiding block berwarna kuning yang diperuntukan bagi penyandang disabilitas tuna netra.

Salah seorang warga, Wawan Ridwan (50) mengatakan jangankan penyandang tuna netra, yang normal saja bisa terperosok. Apalagi kalau malam walaupun ada lampu tapi remang-remang.

“Kok aneh yah fasilitas umum yang ada di depan Kantor Pemkab saja enggak dirawat dengan baik dan benar, apalagi yang jauh. Itu kan berbahaya, apalagi trotoar ini kan ramai dilewati orang,” kata Wawan Ridwan (50) salah seorang warga Soreang, Kamis (20/1).

Bahkan, lubang serupa juga terdapat beberapa yang sama ditrotoar sepanjang jalan itu. Tepatnya, di trotoar jalan seberang Gedung Ormas Islam sampai dengan gerbang selamat datang di Kabupaten Bandung.

“Ke arah sana juga ada beberapa lubang bak kontrol diatas trotoar dibiarkan tanpa penutup. Sebagai warga tentu kami prihatin, karena selain membahayakan pejalan kaki, juga tidak elok masa trotoar di pusat kota depan Komplek Pemkab Bandung jelek dan berbahaya seperti itu,” pungkas Wawan.

(fik)

Loading...

loading...

Feeds