Polisi Ciduk 8 Pengedar Narkoba, Targetnya Para Pelajar

Dalam kurun waktu satu minggu, Polresta Bandung berhasil menangkap delapan tersangka narkoba dengan sejumlah barang bukti. (FOTO: FIKRIYA ZULFAH/RADAR BANDUNG)

Dalam kurun waktu satu minggu, Polresta Bandung berhasil menangkap delapan tersangka narkoba dengan sejumlah barang bukti. (FOTO: FIKRIYA ZULFAH/RADAR BANDUNG)

POJOKBANDUNG.com, SOREANG – Polresta Bandung menangkap 8 tersangka narkoba, dengan barang bukti 12 gram sabu, 172 gram ganja, tembakau gorila empat gram, dan 120 buti psikotropika. Para tersangka menggunakan media sosial untuk mengedarkan barang terlarang tersebut, dengan sasaran pembeli dari pelajar hingga buruh.


Kapolresta Bandung, Kombes Pol Kusworo Wibowo mengatakan penangkapan delapan tersangka narkoba itu dilakukan dalam jangka waktu satu minggu. Kata Kusworo, para tersangka ini memiliki latar belakang pekerjaan yang berbeda-beda, dimana enam orang merupakan buruh dan dua orang adalah penjual makanan untuk anak-anak.

Dalam mengedarkan barang terlarang tersebut, para tersangka menggunakan media sosial. Saat dilakukan penyidikan, ungkap Kusworo, dapat ditemukan barang bukti berupa orang yang menjual dan membeli.

“Ada yang pemakai dan penjual atau pengedar,” ujar Kusworo saat pers rilis di Mapolresta Bandung, Soreang, Senin (17/1).

Kedelapan tersangka merupakan pemain baru. Barang-barang terlarang tersebut, tutur Kusworo, ditawarkan kepada masyarakat dari berbagai kalangan. Seperti pelajar, buruh hingga swasta. Katanya, mayoritas sasarannya adalah orang dewasa.

“Barang bukti 12 gram sabu, 172 gram ganja, tembakau gorila empat gram, dan 120 buti psikotropika,” jelasnya.

Atas perbuatannya, kedelapan tersangka dijerat dengan ancaman hukuman berbeda-beda. Kata Kusworo, ada yang dijerat pasal 114 karena menawarkan dan mengedarkan, dengan ancaman hukuman minimal enam tahun dan maksimal 20 tahun. Selain itu, ada juga tersangka yang dijerat pasal 112 karena memiliki dan menyimpan, dengan ancaman hukuman minimal lima tahun dan maksimal 20 tahun.

“Kemudian ada juga psikotropika kenakan pasal 60 UUD, ancaman hukuman lima tahun,” pungkas Kapolresta Bandung.

(fik)

Loading...

loading...

Feeds