Karya Ekonomi Kreatif Dipamerkan di JabArt Space 2 IKEA Kota Baru Parahyangan

Pameran karya seni pelaku ekonomi kreatif bertajuk JabArt Space 2 berlangsung di IKEA Kota Baru Parahyangan. (ist)

Pameran karya seni pelaku ekonomi kreatif bertajuk JabArt Space 2 berlangsung di IKEA Kota Baru Parahyangan. (ist)

POJOKBANDUNG.com, PADALARANG – Pameran karya seni pelaku ekonomi kreatif bertajuk JabArt Space 2 berlangsung di IKEA Kota Baru Parahyangan, selama satu bulan ke depan.


Pameran tersebut menampilkan karya pelaku ekonomi kreatif Jabar dengan inspirasi desain berbasis tradisi Provinsi Nusa Tenggara Timur, yang sudah dikurasi oleh desainer ternama Adhi Nugraha.

Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan, kolaborasi dengan NTT merupakan bentuk pelestarian budaya melalui sebuah karya produk seni. Dengan begitu mampu meningkatkan kemampuan berinovasi pelaku ekraf Jabar.

“Inilah wajah Indonesia yang kreatif, Bhinneka Tunggal Ika yang tak hanya sekadar slogan, melainkan diterjemahkan juga dalam karya seni kolaborasi,” jelasnya.

Ia menambahkan, JabArt Space 2 menampilkan karya seni tradisi NTT yang dituangkan kedalam sejumlah produk di antaranya fesyen, peralatan makan dan minum, elektronik, mebel, hingga sepeda.

“Ada pula karya-karya kreatif yang didatangkan langsung dari NTT. Semua produk tersebut bisa dibeli oleh masyarakat. Silakan dibeli, kita bela produk-produk bangsa kita sendiri. Kalau bukan kita siapa lagi,” katanya.

Emil menyebut, sejauh ini Jabar masih menjadi provinsi dengan persentase ekspor ekraf tertinggi sebesar 31,95 persen dengan nilai ekspor ekraf mencapai 6,4 juta Dollar AS.

Komite Ekonomi Kreatif dan Inovasi Jabar menyebut, provinsi dengan populasi hampir 50 juta ini memiliki potensi ekraf sangat besar, hingga mampu menyumbang PDB ekraf nasional sebesar 20,73 persen.

“Jumlah tenaga kerja yang terserap dari sektor ekraf saja sebanyak 3,8 juta orang,” pungkasnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bandung Barat, Hengky Kurniawan mengatakan, kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan baik untuk pelaku ekraf di Kabupaten Bandung Barat.

“Ini juga menjadi momen untuk memasarkan produk ekraf asal Kabupaten Bandung Barat ke daerah lain bahkan luar negeri,” katanya.

Ia menegaskan, salah satu upaya Pemkab Bandung Barat yang dilakukan saat ini adalah pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19.

“Perekonomian masyarakat saat ini harus kembali bangkit, terlebih tidak sedikit pelaku ekraf yang terdampak pandemi Covid-19,” pungkasnya.

(kro)

Loading...

loading...

Feeds