2 Pekerja Migran Asal Bandung Barat Positif Omicron, Begini Kondisinya Sekarang

ILUSTRASI

ILUSTRASI

POJOKBANDUNG.com, NGAMPRAH – Dua pekerja asal Kabupaten Bandung Barat yang dinyatakan positif Covid-19 dinyatakan sembuh dan berstatus probable varian omicron.


Hal tersebut diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) KBB, Eisenhower Sitanggang, Senin (10/1/2022).

Menurutnya, hingga saat ini pihaknya belum menerima hasil Whole Genome Sequencing (WGS) atau pengurutan genom dari Litbangkes Kemenkes RI.

“Kedua kasus masuk kategori probable Omicron, karena hasil PCR positif tapi belum mengantongi WGS. Bisa dinyatakan konfirmasi Omicron ketika ada hasil PCR dan WGS,” imbuhnya.

Ia menjelaskan, kedua warga probable Omicron tersebut yaitu NS (43) warga Desa Karangsari, Kecamatan Cipongkor yang bekerja di Arab Saudi dan L (40) asal Desa Karangtanjung, Kecamatan Cililin, bekerja di Turki.

“L dan NS merupakan pekerja migran Indonesia datang dari Arab Saudi dan Turki. Diperiksa tanggal 24 Desember 2022 dengan hasil positif Covid-19 probabel Omicron melihat gejala-gejalanya. Mereka dilakukan isolasi di Wisma Atlet,” jelasnya.

Baca Juga: TKI Asal Bandung Barat Diduga Terpapar Omicron, Dinkes Perketat 3T

Usai menjalani PCR kedua, kata Eisen, NS dinyatakan negatif berdasarkan tes PCR pada 3 Januari 2022 lalu. Sementara Nyonya L, hasil PCR kedua masih positif sehingga harus menjalani isolasi hingga saat ini.

“NS sembuh, sudah keluar surat selesai isolasi tanggal 5 Januari 2022. Sudah boleh pulang ke rumah. Untuk Nyonya L masih isolasi sampai sekarang,” katanya.

Baca Juga: Kasus Omicron di Indonesia Tembus 414 Orang

Ia menegaskan, masyarakat tidak perlu khawatir karena pasien yang sudah sembuh dipastikan aman ketika kembali lagi ke kampung halaman. Pasalnya, para pasien yang sempat terkonfirmasi positif bakal menjadi tes PCR dua kali.

“Untuk kasus di Cipongkor, kami sudah melakukan pemantauan, Insyaallah warga yang menjemputnya dilakukan swab antigen sebagai jaga-jaga. Di Cililin juga kita siapkan, apabila pulang ke kampung halaman,” pungkasnya.

(kro)

Loading...

loading...

Feeds