TKI Asal Bandung Barat Diduga Terpapar Omicron, Dinkes Perketat 3T

Suasana vaksinasi Covid-19 pasien berkebutuhan khusus seperti kanker, Talasemia, HIV/AIDS, maupun penyakit autoimun lainnya di RS Hermina Pasteur, Jalan dr Djundjunan, Kota Bandung, Kamis (11/11). (DOK/RADAR BANDUNG)

Suasana vaksinasi Covid-19 pasien berkebutuhan khusus seperti kanker, Talasemia, HIV/AIDS, maupun penyakit autoimun lainnya di RS Hermina Pasteur, Jalan dr Djundjunan, Kota Bandung, Kamis (11/11). (DOK/RADAR BANDUNG)

ERBEGE.com, NGAMPRAH – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bandung Barat bakal mengoptimalkan upaya Tracing, Testing dan Treatment (3T).


Hal tersebut dilakukan menyusul adanya kasus covid-19 varian Omicron yang menimpa TKI asal KBB.

Kepala Bidang P2P, Nurul Rasyihan mengatakan, hal tersebut dilakukan untuk mencegah Omicron di Kabupaten Bandung Barat.

“Tentu saja masyarakat juga tetap wajib menerapkan Protokol Kesehatan Covid-19 secara disiplin,” katanya.

Sementara itu, Dirut RSUD Lembang, Aep menyatakan, pihaknya telah siap untuk melaksanakan penanganan terhadap pasien Covid-19 varian omicron.

“Nakes sudah siap melayani masyarakat juga kita sudah menyiapkan 30 bed untuk isolasi,” pungkasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) KBB, Eisenhower Sitanggang mengatakan, pihaknya saat ini menunggu hasil lab dari Kemenkes terkait pasien Covid-19 asal KBB.

“Kita masih menunggu hasilnya seperti apa, jadi status pasien masih probable,” katanya.

(kro)

Loading...

loading...

Feeds