Upah Minimum Kota Bandung Naik Jadi Rp3,74 Juta

Wali Kota Bandung, Oded M Danial

Wali Kota Bandung, Oded M Danial

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG- Wali Kota Bandung Oded M. Danial mengapresiasi para buruh dan pengusaha di Kota Bandung yang sudah menyepakati besaran Upah Minimum Kota (UMK) 2021.


Lewat musyawarah di Dewan Pengupahan, buruh dan pengusaha bersama Pemkot Bandung bisa memutuskan dengan musyawarah mufakat.

“Kenaikannya rasional. Alhamdulillah saya mengapresiasi kepada buruh yang menyampaikan aspirasinya tidak anarkis dan sangat komunikatif,” kata wali kota di Pendopo Kota Bandung, Jumat (26/11).

Seperti diketahui, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil telah mengeluarkan surat No. 561/Kep.774-Yanbangsos/2020 tentang Upah Minimum Kabupaten/Kota di Daerah Provinsi Jawa Barat Tahun 2021.

UMK Kota Bandung tahun 2022 sebesar Rp3.742.276,48. Jumlah itu naik Rp118.498,48 dari UMK 2021 sebesar Rp3.623.778.

Oded mengungkapkan, para buruh memang sangat berharap ada kenaikan UMK secara proporsional. Namun di sisi pengusaha, juga berharap kenaikannya tidak terlalu besar.

Hingga akhirnya diputuskan di Dewan Pengupahan yang terdiri dari buruh, pengusaha dan Pemkot Bandung.

“Di Bandung semua diselesaikan dengan musyawarah dan tidak pernah ada deadlock. Saya hanya menandatangani saja. Namun dalam putusan tersebut disertakan beberapa aspirasi buruh,” jelas Oded.

Oded mengungkapkan, jauh sebelum penetapan UMK 2022, ia telah beberapa kali bertemu dengan perwakilan para buruh. Dalam sejumlah kesempatan tersebut, para buruh sering menyampaikan aspirasinya. (*)

Loading...

loading...

Feeds