Kecamatan di Bandung Barat Diminta Siapkan Posko Bencana

Longsor yang terjadi di Kampung Cikole, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat. FOTO: TAOFIK ACHMAD HIDAYAT/RADAR BANDUNG

Longsor yang terjadi di Kampung Cikole, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat. FOTO: TAOFIK ACHMAD HIDAYAT/RADAR BANDUNG

POJOKBANDUNG.com, NGAMPRAH – Pemerintah Kabupaten Bandung Barat meminta setiap Kecamatan menyiapkan posko siaga darurat bencana di wilayahnya.


Hal tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut dari penetapan status siaga darurat bencana di wilayah Kabupaten Bandung Barat.

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD KBB, Duddy Prabowo menjelaskan, posko tersebut disiapkan sebagai upaya preventif dalam menghadapi bencana hidrometeorologi.

“Sesuai dengan keputusan bupati terkait status siaga darurat senantiasa ditindaklanjuti oleh Pemerintah Kecamatan dengan membangun posko,” katanya, kemarin.

Selain membangun posko, kata dia, pihak kecamatan harus mulai memetakan kondisi desa sesuai dengan tingkat kerawanan bencana.

“Seperti contoh memitigasi desa dengan risiko tinggi, sedang dan rendah. Sehingga nantinya bisa fokus terhadap penanganan di desa yang indeks risikonya tinggi,” jelasnya.

Ia menyebut, sejumlah kecamatan saat ini sudah membangun posko siaga tersebut dengan inisiatif sendiri lantaran wilayahnya kerap kali diterjang bencana akhir-akhir ini.

“Ada beberapa yang sudah berinisiatif membangun posko darurat dan sekarang SK nya sudah turun jadi semua kecamatan harus membangun posko tersebut,” ungkapnya.

Sementara itu, pihaknya pun telah melakukan rapat koordinasi terkait penanganan masalah banjir di sejumlah wilayah yang diakibatkan dari tidak berfungsinya saluran drainase.

“Ini juga merupakan evaluasi terhadap beberapa kejadian banjir yang terjadi di kawasan Lembang. Hal itu kan ironis di dataran tinggi banjir,” katanya.

Ia berharap, dinas teknis dapat membuat kajian terhadap banjir yang kerap kali terjadi di Lembang. Terlebih, banjir ini juga berdampak ke wilayah lain tidak hanya di pasar Panorama Lembang saja.

“Mudah-mudahan dengan penanganan yang maksimal banjir tersebut bisa diantisipasi,” tandasnya.

(kro)

Loading...

loading...

Feeds