Diagnos Laboratorium Utama (DGNS) Buka Outlet di Kota Bandung

POJOKBANDUNG.com- PT Diagnos Laboratorium Utama Tbk (DGNS) membuka outlet baru di Jl. Dayang Sumbi No.10, Lebak. Siliwangi, Kecamatan Coblong, Kota Bandung.


Kehadiran Diagnos Laboratorium di Kota Bandung akan menambah kualitas layanan kesehatan kepada masyarakat, sekaligus mendekatkan diri kepada pasien.

Untuk kali ini, Diagnos Laboratorium berekspansi dengan menggandeng Klinik Utama Ibu dan Anak Jasmine MQ Medika.

Direktur utama Laboratorium Diagnos, Mesha Rizal Sini mengatakan, tujuan pembukaan Laboratorium tersebut sebagai langkah mendukung dan membantu pemerintah dalam upaya pemerataan kesehatan dan laboratorium di seluruh wilayah Indonesia dengan Teknologi terdepan.

“Kami melihat Kota Bandung merupakan potensi terbaik untuk mengembangkan laboratorium klinik. Dengan adanya Diagnos Laboratorium di sini, maka pelayanan kepada masyarakat pun akan semakin optimal dan semakin bisa menjangkau masyarakat yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia,” katanya.

Sementara itu, Corporate Secretary Diagnos Laboratorium Utama, Fanfan Riksani menjelaskan, talk show  yang disiarkan melalui IG Live tersebut membahas edukasi tentang pentingnya pemeriksaan masa kehamilan dengan NIPT (Non Invasive Prenatal Test).

“Yakni pemeriksaan (screening) pada awal masa kehamilan (prenatal) yang dilakukan secara non invasif untuk mendeteksi kemungkinan terjadinya kelainan genetik pada janin,” katanya.

Ia menambahkan, sebagai wujud rasa syukur atas dibukanya outlet baru, Diagnos Laboratorium, memberikan bantuan yang dikemas dalam kegiatan CSR dengan mengajak manula untuk mengikuti pemeriksaan MCU (Medical Check Up) dan pembagian bansos dalam bentuk sembako.

“Kegiatan CSR itu sebagian agendanya dilaksanakan pada tanggal 18 November 2021 di Daarut Tauhid dengan disaksikan langsung oleh AA Gym.  Semoga bantuan yang kami berikan akan membawa manfaat bagi lingkungan sekitar. Semoga tali silaturahmi kita senantiasa terjalin dengan baik,” katanya.

Di tempat sama VP Operasional,  Dilly Dwiasri, VP Operasional, pihaknya berkomitmen untuk memperluas jejaring layanan agar dapat melayani seluruh masyarakat Indonesia. Tahun ini, Diagnos Laboratorium sudah menambah  outlet yang bekerja sama dengan klinik dan membangun satu outlet mandiri.

“Adapun nilai investasi yang dikucurkan untuk satu outlet sebesar Rp2,5 miliar hingga Rp3 miliar,” jelasnya.

Ia menyebut, sejauh ini “DGNS” di bawah payung usaha PT Bundamedik Tbk (BMHS) pun terus tumbuh sampai sekarang sudah memiliki sebesar 29 jejaring laboratorium yang tersebar dari di Pulau sumatera, Jawa, Bali dan Sulawesi.

“Dimana di setiap jejaring laboratorium perseroan, perseroan dapat melayani kebutuhan masyarakat akan pentingnya layanan laboratorium klinik yang berkualitas,” katanya.

Ia menegaskan, hingga akhir  2022 mendatang, DGNS  berencana melakukan ekspansi bisnis dengan menambah sebanyak 6 cabang dan 20 outlet baru. Oleh sebab itu, perseroan berencana mengalokasikan belanja modal atau capital expenditure (capex) sebesar Rp 41,7 miliar.

“Adapun sumber dana belanja modal tersebut berasal dari dana internal kas perseroan,” pungkasnya. (gat)

Loading...

loading...

Feeds

Flyover Simpang Padalarang Resmi Dibuka

POJOKBANDUNG.com, NGAMPRAH – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat resmi membuka dan mengaktifkan jalan layang (Flyover) Simpang Padalarang beroperasi. Rencananya Flyover …
54 Warga Positif Covid-19 dari Klaster Pengajian di Cianjur

Kasus Covid-19 di KBB Tinggal 4 Orang

POJOKBANDUNG.com, NGAMPRAH – Jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Bandung Barat (KBB) menyisakan 4 orang. Berdasarkan data Satgas Covid-19 …