PT Artdeco Sejahtera Abadi Siapkan Perlindungan Sosial

Tukang tambal ban menyiapkan peralatan kerja di tengah penantian rupiah di kawasan Suci, Bandung, Selasa (16/11). (DOK. Humas BPJS Ketenagakerjaan Bandung Suci/Robby Fransisca)

Tukang tambal ban menyiapkan peralatan kerja di tengah penantian rupiah di kawasan Suci, Bandung, Selasa (16/11). (DOK. Humas BPJS Ketenagakerjaan Bandung Suci/Robby Fransisca)

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – PT Artdeco Sejahtera Abadi mengucurkan corporate sosial responsibility (CSR) dalam bentuk perlindungan Jaminan Sosial kepada puluhan pedagang kaki lima binaan Dinas Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah.


CSR tersebut disalurkan dalam bentuk perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan terhadap 50 orang pedagang kaki lima di Kota Bandung melalui program GN Lingkaran BPJAMSOSTEK.

Ini merupakan wujud kepedulian PT Artdeco Sejahtera Abadi dalam mendukung UKM Kota Bandung yang kembali menggeliat dalam rangka memulihkan perekonomian Bandung melalui perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Bandung Suci, Erni Purnamawati mengatakan, perlindungan sosial yang diberikan PT Artdeco Sejahtera Abadi kepada 50 pedagang kaki lima di Kota Bandung ini berupa Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian selama tiga bulan, terhitung mulai November 2021 sampai Januari 2022.

Pada bulan November 2021 sampai Januari 2022, jika pedagang yang telah dilindungi oleh PT Artdeco Sejahterah Abadi mengalami kecelakaan lalu lintas saat pergi bekerja, saat pulang bekerja atau mengalami kecelakaan diri ketika di area berjualan, maka berhak mendapatkan uang tunai dan/atau pelayanan kesehatan rumah sakit secara gratis tanpa harus mengeluarkan uang sepeserpun.

Baca Juga: Dapat Dukungan Penuh, BPJAMSOSTEK Jabar Genjot Peningkatan Jumlah Peserta Lewat Pergub 158 Tahun 2021 

“BPJS Ketenagakerjaan akan menanggung biaya pengobatan rumah sakit ketika pedagang kaki lima tersebut ketika mengalami kecelakaan kerja tanpa batasan tertentu, dan hanya perlu menunjukan kartu kepesertaannya saja tanpa membayar deposito,” ungkap Erni.

Erni mengungkapkan bahwa tidak ada batasan biaya perawatan bagi peserta BPJS Ketenagakerjaan yang mengalami kecelakaan kerja ketika di rawat di Rumah Sakit, semua biaya akan ditanggung hingga peserta pulih.

Baca Juga: Terbuka untuk Umum, BPJAMSOSTEK Gelar Lomba Foto Berhadiah Hingga Rp105 Juta, Begini Caranya 

Selain itu para pedagang ini akan diberikan santunan upah sementara selama mereka dinyatakan tidak dapat bekerja dalam waktu tertentu karena proses pemulihan.

Bagi peserta yang mengalami kecelakaan kerja dan sementara tidak mampu bekerja, akan mendapatkan manfaat bantuan uang tunai sebesar gaji yang dilaporkan ke BPJS Ketenagakerjaan sebesar 100 persen maksimal selama satu tahun.

Loading...

loading...

Feeds

Flyover Simpang Padalarang Resmi Dibuka

POJOKBANDUNG.com, NGAMPRAH – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat resmi membuka dan mengaktifkan jalan layang (Flyover) Simpang Padalarang beroperasi. Rencananya Flyover …
54 Warga Positif Covid-19 dari Klaster Pengajian di Cianjur

Kasus Covid-19 di KBB Tinggal 4 Orang

POJOKBANDUNG.com, NGAMPRAH – Jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Bandung Barat (KBB) menyisakan 4 orang. Berdasarkan data Satgas Covid-19 …