Buka Lapangan Kerja Baru, Apindo Jabar Jajaki Kerjasama dengan Calon Investor

Apindo Jabar bersama investor berkunjung ke Menteri Perdagangan, M. Lutfi di kantor Kementerian Investasi RI. (ist)

Apindo Jabar bersama investor berkunjung ke Menteri Perdagangan, M. Lutfi di kantor Kementerian Investasi RI. (ist)

Di samping itu adanya fasilitas-fasilitas dari pemerintah berupa tax holiday, tax allowance, investment allowance, dan deductive tax akan menjadi pendorong investor untuk berinvestasi di Jabar khususnya, dan Indonesia pada umumnya.


“Tidak dipungkiri kita semua menuju high tech, digitalisasi industry, seperti yang sering disebutkan yaitu 4.0 atau bahkan 5.0. Namun industri padat karya tetap masih dibutuhkan dengan adanya ketersediaan angkatan kerja serta transisi tehnologi yang belum sepenuhnya terjadi dan terpenuhi,” paparnya.

Selain itu, pihaknya juga memfasilitasi calon investor bertemu langsung dan berdialog Bersama Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia. Dalam dialog tersebut, dihadiri calon investor dari Korea Selatan, WS Shin serta Jay Bang.

“Dalam dialog tersebut, pemerintah memberikan jaminan tentang pengurusan surat–surat izin yang cepat serta iklim investasi di Indonesia yang kodusif,” ujarnya.

Di sisi lain, lanjutnya, calon investor masih menyimpan kekhawatiran terhadap impelementasi Undang-undang Cipta Kerja (Ciptaker) terutama soal pengupahan.

“Pak Bahlil Lahadia (Kepala BKPM) mengatakan calon investor tidak usah khawatir menanamkan modal di Indonesia,” katanya.

Baca Juga: Gali Potensi Ekonomi, Menteri BUMN dan Apindo Jabar Gelar Pertemuan

Selain Menteri Investasi, Apindo Jabar juga memfasilitasi pertemuan calon investor dengan Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi.

“Kementerian Perdagangan telah bekerja sama dengan pihak ketiga dalam mengatasi kelangkaan kontener. Di mana MSC, selaku pihak ketiga telah melakukan penarikan kontener kosong dari berbagai negara, sehingga bisa dipakai untuk para ekportir untuk mengirimkan barang keluar,” ucapnya.

Baca Juga: Dorong Pemulihan Ekonomi, Apindo Jabar: SE Gubernur Jabar Jaga Stabilitas Dunia Usaha

Dalam pertemuan tersebut, lanjutnya, Kementerian Perdagangan berjanji akan menindaklanjuti keluhan pengusaha.

Calon investor asal Amerika, Duncan mengatakan, setiap orang asing yang bekerja di Indonesia membayar 1.200 dolar AS per tahun.

“Banyak sekali orang asing dari perusahaan alas kaki di Indonesia. Seharusnya uang tersebut bisa dipakai untuk memberikan pelatihan, kelas–kelas transformasi teknologi terkait sepatu, namun hingga kini sepertinya belum dilakukan,” tandasnya.

(arh)

Loading...

loading...

Feeds