RSHS Bandung Antisipasi Lonjakan Kasus Covid-19 di Akhir Tahun

ILUSTRASI

ILUSTRASI

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Antisipasi kasus Covid-19 di Kota Bandung terus menunjukkan hasil yang baik. Meski begitu, Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung mengantisipasi lonjakan kasus, apalagi menjelang akhir tahun.


Direktur Pelayanan Medik, Keperawatan & Penunjang RSHS Bandung Yana Akhmad mengatakan, sejak Agustus lalu tren kasus positif terus melandai, seiring dengan pelonggaran yang diberikan pemerintah kepada daerah-daerah yang sempat tinggi angka kasusnya.

“Saya ingin menyampaikan bahwa Alhamdulillah, pada kondisi saat ini dan juga sebagaimana kita lihat secara nasional tren Covid-19 ini melandai dan di Jabar khususnya RSHS. Kasus relatif menurun sejak Agustus kemarin,” kata Yana di Bandung, Selasa (26/10).

Yana mengungkapkan, per 26 Oktober RSHS Bandung jumlah pasien Covid-19 yang dirawat tersisa sembilan orang dari total 133 tempat tidur. Angka Bed Occupancy Rate (BOR) atau keterisian tempat tidur juga sudah dibawah satu persen.

“Tanggal 26 Oktober pun kami di IGD, saat ini ada 2 orang yang masih diobservasi, kami masih duga itu suspek dan di ruangan kami merawat 9 orang dari tempat tidur yang disediakan sebanyak 130 ranjang. Jadi bor nya sudah di bawah 1% atau 0,07 saat ini,” ungkapnya.

Meski melandai, pihak RSHS tidak menurunkan kewaspadaan bila suatu saat terjadi lonjakan kasus. Apalagi menuju akhir tahun, banyak masyarakat yang memanfaatkan momen libur nataru (Natal dan Tahun Baru).

Berdasarkan pengalaman tahun lalu, di mana terjadi peningkatan kasus setelah akhir tahun 2020.

“Kita mencermati dugaan, bahwa lonjakan Desember itu bisa terjadi karena memang bisa saja. Biasanya kan kalau protokol kesehatan (prokes) ada kerumunan dan mobilitas akhir tahun itu biasa, kami pengalaman akhir tahun itu pun demikian, jadi itu sangat mungkin,” tuturnya.

Antisipasi yang dilakukan seperti kesiapan sdm dan ruang perawatan juga ditingkatkan.

“Walaupun nakesnya juga direlokasi, tapi kita tetap siap apabila ada lonjakan. Ruangan (perawatan) itu akan berfungsi kembali, jumlah tempat tidur sudah diantisipasi, jadi tidak perlu membangun lagi. Demikian dengan fasilitasnya,” ungkapnya.

Begitu pula dengan ketersediaan tabung oksigen. Katanya, RSHS Bandung mendapat bantuan oksigen generator yang bisa membantu kebutuhan pasien.

“Dan tentu saja apabila ini terjadi, tentu saja kita minta tenaga relawan. Pada prinsipnya, baik itu SDM, fasilitas, maupun kebutuhan obat-obatan dan oksigen, kami masih antisipasi,” sambungnya.

Meski jumlah pasien Covid-19 menurun, Yana mengimbau agar masyarakat tidak kendor prokes. Ia juga mengajak masyarakat yang belum mendapatkan vaksin agar segera dilakukan vaksinasi.

“Yang bisa kita lakukan terutama itu protokol kesehatan. Jangan lupa, walaupun kasus ini melandai, tetap ini harus dijaga betul yakni 3M dan 5M itu dijaga. Kita juga harus mengajak terus masyarakat untuk bisa divaksinasi, karena kalau sudah semuanya divaksinasi maka kekebalan massal bisa segera terbentuk, tidak ada lagi virus yang bisa bertahan di orang,” tandasnya. (fid)

Loading...

loading...

Feeds