Pilkades Serentak Kabupaten Bandung Akhirnya Digelar

Warga memasukkan surat suara Pilkades, yang sudah dicoblos, kedalam kotak suara di Tempat Pemilihan Suara (TPS) 06 Desa Pamekaran, Soreang, Rabu (20/10). FOTO: FIKRIYA ZULFAH/RADAR BANDUNG

Warga memasukkan surat suara Pilkades, yang sudah dicoblos, kedalam kotak suara di Tempat Pemilihan Suara (TPS) 06 Desa Pamekaran, Soreang, Rabu (20/10). FOTO: FIKRIYA ZULFAH/RADAR BANDUNG

POJOKBANDUNG.com, KUTAWARINGIN – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Bandung akhirnya dapat terlaksana, setelah sempat beberapa kali diundur.


Meski digelar saat masa pandemi Covid-19, nyatanya tingkat partisipasi masyarakat dalam memilih calon pemimpinnya cukup tinggi.

Bupati Bandung, Dadang Supriatna mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat dalam gelaran Pilkades serentak di Kabupaten Bandung.

Hal tersebut, kata Dadang, membuktikan masyarakat itu merindukan keputusan dan hasil pemilihan pesta demokrasi tersebut.

“Ini luar biasa ya, saya lihat di TPS 10 Desa Pameuntasan Kecamatan Kutawaringin ternyata partisipasi masyarakatnya sudah mencapai 86 persen, tinggal 50 orang lagi, padahal ini baru pukul 10.30 WIB, sementara pelaksanaan pemilihan ini dilaksanakan sampai pukul 13.00,” ujar Bupati Bandung saat melakukan peninjauan Pelaksanaan Pilkades di Desa Pameuntasan, Kutawaringin, Rabu (20/10).

“Tadi saya lihat juga di Desa Pamekaran Kecamatan Soreang, juga sudah mencapai 60 persen padahal masih pukul 10 pagi. Apalagi di Desa Buah Batu yang melaksanakan Pilkades PWA, ternyata sudah selesai pelaksanaan pemilihannya dan sudah ada pemenangnya,” sambung Dadang.

Dadang mengaku sudah berkoordinasi dengan Forkopimda untuk membahas Pilkades. Sehingga kondisi di masyarakat bisa terjaga kondusifitasnya.

Sementara itu, Dadang mengungkapkan sebelum hari pencoblosan setiap panitia wajib menjalankan tes antigen. Jadi, bilamana ada panitia Pilkades yang terpapar atau positif Covid-19 bisa langsung diganti.

Kemudian, berdasarkan Inmendagri untuk TPS itu maksimal diisi oleh 500 orang agar bisa mencegah kerumunan.

“Kalau ada panitia yang terpapar atau positif itu sudah disiapkan penggantinya. Dan itu sudah kita lakukan agar tidak terjadi penularan. Dan alhamdulilah tidak ada penularan sejauh ini,” ungkap Dadang.

Berdasarkan data, yang menggelar Pilkades di Kabupaten Bandung itu 49 desa di 24 kecamatan. Diikuti 198 orang calon kepala desa terdiri dari 185 pria dan 13 wanita.

Jumlah TPS nya yaitu 1.023 dan jumlah DPT sebesar 414.316 pemilih. (fik)

Loading...

loading...

Feeds

Menkeu Yakin RI Lolos dari Omicron

POJOKBANDUNG.com- Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengaku optimistis Indonesia dapat mengatasi varian baru Covid-19 yaitu Omicron. Saat ini varian …