Pahami Risiko Anemia, FK Unjani Gelar Pengabdian Masyarakat yang Menyasar Lansia

PERIKSA KESEHATAN: Seorang lansia melakukan pemeriksaan kesehatan 
saat kegiatan pengabdian masyarakat bagi lansia di Klinik Healthy Life, Jalan Caringin, Kota Bandung, Minggu (17/10/2021).

PERIKSA KESEHATAN: Seorang lansia melakukan pemeriksaan kesehatan saat kegiatan pengabdian masyarakat bagi lansia di Klinik Healthy Life, Jalan Caringin, Kota Bandung, Minggu (17/10/2021).

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Fakultas Kedokteran (FK) Unjani menggelar kegiatan pengabdian masyarakat di Klinik Healthy Life, Jalan Caringin, Kota Bandung, Minggu (17/10/2021).


Penanggung jawab kegiatan pengabdian masyarakat FK Unjani, dr. Dinar Mutiara mengatakan, dalam program tersebut dilakukan kegiatan skrining atau pemeriksaan Hemoglobin, edukasi serta pemberian tablet FE (zat besi).

“Target kami bisa melayani sampai 200 lansia yang memiliki riwayat gangguan kesehatan anemia,” ucap dr Dinar saat ditemui disela kegiatan di Klinik Healthy Life, Jalan Caringin, Kota Bandung, Minggu (17/10/2021).

Ia menambahkan, melalui program tersebut semakin banyak masyarakat yang terbantu dan mampu menurunkan tingkat resiko anemia bagi lansia di Indonesia, khususnya di Kota Bandung.

“Dampak dari anemia ini dapat mengganggu kualitas hidup dan aktivitas sehari-hari, seperti menurunkan kemampuan kognitif dan cara berpikir dari para penderitanya,” imbuhnya.

Selain skrining dan pemberian tablet zat besi, kata dr Dinar, dalam kegiatan ini ditekankan soal edukasi untuk lansia yang mengalami anemia dan yang tidak sebagai upaya pencegahan.

“Paling penting adalah edukasi. Kami sampaikan materi edukasi diantaranya, terkait konsumsi makanan yang tinggi zat besi dan protein,” jelasnya.

Penanggung jawab kegiatan pengabdian masyarakat FK Unjani, dr. Dinar Mutiara meninjau pelaksanaan pengabdian masyarakat bagi lansia di Klinik Healthy Life, Jalan Caringin, Kota Bandung, Minggu (17/10/2021).

dr Dinar menerangkan, kegiatan pengabdian masyarakat ini berlangsung 1 hari. Dibantu dengan para petugas pelaksana yang terdiri dari 4 dosen dan 4 mahasiswa FK Unjani.

“Apa yang kami lakukan semoga dapat membantu kualitas hidup lansia yang sangat rentan mengalami anemia,” terangnya.

Kedepan target peserta dari program pengabdian masyarakat akan menyasar remaja putri dengan rentang usia 13-18 tahun. Hal ini disebabkan pada usia tersebut, merupakan masa produktif dengan siklus menstruasi yang lebih sering, sehingga anemia berpotensi terjadi.

“Kami punya rencana kedepan, sasarannya bukan hanya lansia saja tapi remaja putri yang sama beresiko anemia,” tandasnya.

(dbs)

Loading...

loading...

Feeds