Penambahan Sekolah yang Menggelar PTM Tunggu Izin Orang Tua dan Satgas

PTM: Guru mengajar kepada murid secara daring dan luring saat hari pertama Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas di SD Ar Rafi, Kota Bandung, Rabu (8/9/2021). (FOTO: TAOFIK ACHMAD HIDAYAT/RADAR BANDUNG)

PTM: Guru mengajar kepada murid secara daring dan luring saat hari pertama Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas di SD Ar Rafi, Kota Bandung, Rabu (8/9/2021). (FOTO: TAOFIK ACHMAD HIDAYAT/RADAR BANDUNG)

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat berencana menambah sekolah yang menggelar pembelajaran tatap muka bertambah pada bulan Oktober seiring dengan peningkatan realisasi vaksinasi pelajar. Meski demikian, kebijakan ini bergantung pada syarat yang berlaku.


Kepala Disdik Jabar, Dedi Supandi mengatakan total sekolah tingkat SMA se-derajak di bawah pengelolaannya ada 5.033 sekolah. Dari jumlah itu, 1.759 sekolah sudah melaksanakan pembelajaran tatap muka secara terbatas.

“Kemngkinan pada Oktober ada penambahan sekolah yang menggelar pembelajaran tatap muka secara terbatas. Saat ini masih menunggu izin dari orang tua dan satuan tugas Covid-19,” terang Dedi Supandi, Kamis (30/9/2021).

Ia menyatakan bahwa vaksinasi bukan syarat untuk menggelar PTM. Namun, percepatan vaksinasi yang sudah berjalan turut berpengaruh pada penurunan status kedaruratan di tiap daerah di Jabar.

Dedi yang juga menjabat Ketua Divisi Percepatan Vaksinasi Covid-19 Jabar ini mengungkapkan, saat ini capaian rata-rata vaksinasi di Jabar per hari mencapai 311 ribu penyuntikan per hari.

“(Secara keseluruhan warga jabar) hari ini yang sudah mendapat dosis pertama ini mencapai 21 juta dosis. Sedangkan yang kedua baru mencapai 13 juta, dengan rata-rata harian 311 ribu (dosis) per hari,” tuturnya.

Percepatan vaksinasi tidak terlepas dari banyaknya pihak yang berkolaborasi. Terbaru, vaksinasi massal bagi siswa SMA, SMK, SLB Usia 12 sampai 17 Tahun digelar di SMKN 1 Cibinong, Jalan, Karadenan No.7 Cibinong, Bogor, Rabu (29/9) kemarin.

Vaksinasi tersebut diselenggarakan oleh Badan Intelijen Nasional (BIN), bekerja sama dengan Kantor Cabang Dinas Pendidikan Wilayah I tersebut. Dedi meninjau sekaligus mendampingi Ketua DPR RI, Puan Maharani.

Ketua DPR RI, Puan Maharani menegaskan, sebagai elemen bangsa, semua pihak harus bergotong-royong untuk mempercepat proses vaksinasi di Indonesia.

“Salah satu hal yang bisa dilakukan oleh kita semua adalah bersama-sama mempercepat vaksinasi di Indonesia. Sehingga, insya Allah, penyebaran virus Covid-19 bisa segera teratasi,” pesannya.

(dbs)

Loading...

loading...

Feeds

ITB Gelar Virtual Job Fair 21-27 Oktober 2021

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG-  ITB melalui unit di bawah Direktorat Kemahasiswaan, ITB Career Center kembali mengadakan bursa kerja (job fair). Bursa kerja …

Rizal Ramli Dinilai Bisa Selesaikan Multikrisis

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Indonesia yang sedang mengalami multikrisis membutuhkan pemimpin yang memiliki integritas dan kemauan dalam melakukan perubahan. Selain itu, …