Baltos Sudah Terapkan Aplikasi Pedulilindungi

BELANJA: Warga membeli kebutuhan pokok di Pasar Baltos, Kota Bandung, Senin (14/6). (FOTO: TAOFIK ACHMAD HIDAYAT/RADAR BANDUNG)

BELANJA: Warga membeli kebutuhan pokok di Pasar Baltos, Kota Bandung, Senin (14/6). (FOTO: TAOFIK ACHMAD HIDAYAT/RADAR BANDUNG)

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memberi relaksasi untuk sektor ekonomi dimasa pandemi Covid-19. Namun, beberapa sayarat harus dipenuhi salah satunya penggunaan Aplikasi PeduliLindungi.


Seperti halnya di Balubur Town Square (Baltos) Kota Bandung. Setiap pengunjung yang datang wajib menggunakan Aplikasi PeduliLindungi.

“Untuk masuk ke Baltos memang sudah diterapkan aplikasi PeduliLindungi,” ujar Humas Perumda Pasar, Iqbal Nurhakim kepada wartawan Selasa (28/9/2021).

Namun, lanjut Iqbal, tidak demikian dengan pasar tradisional lainnya. Menurut Iqbal pasar tradisional lainnya belum harus menggunakan aplikasi tersebut.

“Untuk pasar tradisional yang lain, kami masih menunggu kebijakan dari pemerintah pusat,” tuturnya.

Jadi karena aturan dari pemerintah pusat belum mengharuskan pasar tradisional untuk megakses aplikasi PeduliLindungi, maka di Kota Bandung juga tidak harus menggunakannya.

Terlebih, untuk pengunjung pasar tradisional kebanyakan adalah orang-orang yang tidak terlalu biasa dengan handphone, karenanya pengunjung bisa menggunakan bukti vaksin.

“Pengunjung pasar tradisional sebenarnya bisa menunjukan bukti vaksin seperti kartu vaksin atau apa saja. Tapi kan sekarang aturan itu belum berlaku,” tuturnya.

Hal tersebut juga berlaku di Pasar Baru yang bisa menunjukkan kartu vaksin untuk masuk ke pasar tradisionalnya.

Sementara ini, yang dilakukan para kepala pasar adalah menyosialisasikan kepada pengunjung untuk menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

“Untuk protokol kesehatan seperti menggunakan masker, cek suhu tetap diberlakukan di pasar tradisional,” terangnya.

Disinggung mengenai jumlah pedagang pasar yang sudah divaksin, Iqbal mengatakan dari 17.000-an pedagang pasar baru 5.300 orang yang sudah divaksin.

“Sedangkan untuk pedagang di Baltos aendiri sudah 43% yang sudah divaksin,” tambahnya.

Dikonfirmasi terpisah, GM Baltos Della Yanti mengatakan, pihaknya memang memberlakukan peraturan harus menggunakan aplikasi PeduliLindungi untuk pengunjung ke Balubur Town square.

“Ini berlaku untuk pengunjung pasar tradisional dan pasar modern,” pungkasnya.

(mur)

Loading...

loading...

Feeds

Rizal Ramli Dinilai Bisa Selesaikan Multikrisis

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Indonesia yang sedang mengalami multikrisis membutuhkan pemimpin yang memiliki integritas dan kemauan dalam melakukan perubahan. Selain itu, …

Lembang Diterjang Banjir dan Longsor

POPJOKBANDUNG.com, LEMBANG – Dua kejadian bencana banjir menerjang Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Selasa (19/10). Akibatnya, sejumlah rumah mengalami kerusakan. …