Pilkades Serentak Kabupaten Bandung Tergantung Capaian Vaksinasi Covid

Bupati Bandung, Dadang Supriatna. (FOTO: FIKRIYA ZULFAH/RADAR BANDUNG)

Bupati Bandung, Dadang Supriatna. (FOTO: FIKRIYA ZULFAH/RADAR BANDUNG)

POJOKBANDUNG.com, SOREANG- Bupati Bandung, Dadang Supriatna akan meminta izin ke Kemendagri untuk menggelar Pilkades serentak. Namun dengan syarat 80 persen warga di desa yang akan yang melaksanakan pesta demokrasi itu harus sudah mendapatkan vaksin Covid 19.


Pemerintah Kabupaten Bandung sendiri memiliki stok hampir 550 ribu dosis vaksin Covid 19.

Dadang mengatakan warga desa yang akan menggelar Pilkades Serentak diprioritaskan mendapatkan vaksin Covid-19, dan diharapkan sebelum tanggal 10 Oktober 2021 minimal 80 persen warganya sudah tervaksin.

Jika target itu berhasil tercapai, ia mengaku akan meminta pengecualian ke Kemendagri agar bisa menggelar Pilkades Serentak.

“Nah kalau tanggal 9 ada putusan setelah 2 bulan ternyata di hold dulu oleh Mendagri, namun karena masyarakatnya sudah divaksin maka saya minta untuk diberikan izin menggelar Pilkades Serentak di Kabupaten Bandung,” ujar Dadang saat dihubungi via telepon, Jumat (24/9).

Pihaknya sudah menggelar rapat dengan para kepala puskesmas, camat dan kepala desa se-Kabupaten Bandung. Orang nomor satu di Kabupaten Bandung itu meminta setiap kecamatan wajib memiliki satu titik tempat vaksinasi.

“Saya minta yang 550 ribu (dosis vaksin) selesai diberikan paling lama 10 Oktober 2021, karena kadaluwarsanya ini satu bulan, saya khawatir kalau sudah kadaluwarsa nanti kerepotan,” ungkap Dadang.

Dadang memastikan sarana prasarana atau SDM dalam mendukung program vaksinasi ini sudah terorganisir dengan baik.

“Kita sudah geser anggaran untuk tenaga kesehatan, lalu kita ada sepuluh tim diluar tenaga kesehatan yang dari puskesmas dan yang dari Dinas Kesehatan. Kemudian, kendaraan juga sudah didistribusikan kepada masing-masing wilayah,” tutur Dadang.

“Bersama-sama mendorong upaya percepatan vaksin,” pungkasnya.

Sebelumnya, berdasarkan surat edaran Menteri Dalam Negeri 9 Agustus 2021, Pilkades Serentak Kabupaten Bandung, yang diikuti 49 desa itu mundur 2 bulan.

Perubahan jadwal ini sudah terjadi berulang kali. Awalnya, Pilkades serentak Kabupaten Bandung akan dilaksanakan pada 14 Juli 2021, namun diundur menjadi 28 Juli 2021, kemudian dijadwalkan ulang menjadi tanggal 4 Agustus 2021, lalu kembali diundur hingga 11 Agustus 2021.

Dan sekarang diundur hingga 2 bulan kedepan. (fik)

Loading...

loading...

Feeds

ITB Gelar Virtual Job Fair 21-27 Oktober 2021

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG-  ITB melalui unit di bawah Direktorat Kemahasiswaan, ITB Career Center kembali mengadakan bursa kerja (job fair). Bursa kerja …

Rizal Ramli Dinilai Bisa Selesaikan Multikrisis

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Indonesia yang sedang mengalami multikrisis membutuhkan pemimpin yang memiliki integritas dan kemauan dalam melakukan perubahan. Selain itu, …

Lembang Diterjang Banjir dan Longsor

POPJOKBANDUNG.com, LEMBANG – Dua kejadian bencana banjir menerjang Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Selasa (19/10). Akibatnya, sejumlah rumah mengalami kerusakan. …