Indonesia Kedatangan 200 Ribu Dosis Vaksin Sinopharm

ILUSTRASI: Salah seorang peserta sedang divaksin Covid-19 di Sentra Vaksinasi Masjid Al-Jabbar, Rabu (25/8/2021).

ILUSTRASI: Salah seorang peserta sedang divaksin Covid-19 di Sentra Vaksinasi Masjid Al-Jabbar, Rabu (25/8/2021).

POJOKBANDUNG.com- INDONESIA kembali kedatangan vaksin tahap ke-72. Kali ini tiba 200 ribu dosis vaksin Sinopharm.


Vaksin tersebut merupakan hibah dari Red Cross of Society Tiongkok melalui mekanisme bilateral.

Total, vaksin yang sudah tiba di tanah air dalam bentuk bulk atau bahan baku maupun bentuk jadi adalah 267.550.400 dosis.

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate mengatakan, pemerintah masih akan terus mendatangkan vaksin dan segera melakukan distribusi lokasi di seluruh Indonesia.

Pemerintah mengejar target pada akhir 2021, 70 persen masyarakat Indonesia sudah divaksinasi. “Pemerintah berupaya keras agar tidak terjadi kekosongan stok vaksin,” kata Johnny dalam keterangannya, Rabu (22/9).

Johnny menambahkan, dalam upaya menyediakan vaksin bagi rakyat Indonesia, pemerintah mengoptimalkan upaya diplomasi antarnegara.

Kerja sama yang dilakukan bersifat bilateral dan multilateral, tidak hanya yang bersifat G to G, juga dengan berbagai lembaga.

Kedatangan vaksin ini, lanjutnya, merupakan salah satu wujud keberhasilan upaya diplomasi pemerintah Indonesia, yang akan terus ditingkatkan dan dioptimalkan.

“Kedatangan vaksin menunjukkan stok vaksin aman,” ujarnya.

Johnny mendorong pemerintah daerah, terutama yang capaian vaksinasinya masih rendah, untuk melakukan percepatan dan perluasan program vaksinasi.

Menkominfo juga mengungkapkan, hingga 20 September pukul 18.00, baru 27,45 persen dari sasaran vaksinasi kelompok lansia yang sudah vaksin dosis pertama dan 19,25 persen yang sudah mendapatkan dosis lengkap.

“Mari bersama kita dorong kelompok lansia untuk segera divaksin. Yakinkan, daftarkan dan antarkan mereka ke tempat vaksinasi terdekat,” imbau Johnny.

Seiring upaya percepatan vaksinasi, Johnny tetap mengingatkan, masyarakat untuk tetap disiplin melaksanakan protokol kesehatan. Begitu juga meski penularan sudah turun, program vaksinasi tidak boleh dikendorkan. Upaya membangun herd immunity terus dipercepat.

“Pemerintah mengajak seluruh masyarakat untuk segera divaksinasi, tidak perlu pilih-pilih vaksin, karena semua vaksin aman dan berkhasiat,” tegasnya.

Johnny menyebut, Indonesia dipuji dunia karena kecepatan penurunan penularan juga kecepatan vaksinasi. Menurutnya, pujian dari berbagai pihak menandakan langkah Indonesia sudah tepat.

“Namun, hal tersebut perlu lebih ditingkatkan dan dioptimalkan, dengan dukungan dan peran serta seluruh elemen bangsa. Masih ada sejumlah daerah yang capaian vaksinasinya rendah,” pungkas Johnny. (jpc)

Loading...

loading...

Feeds

Mars pun ”Pindah” ke Gurun Israel

POJOKBANDUNG.com- BAGAIMANA rasanya tinggal di Planet Mars? Enam astronot asal Austria, Jerman, Israel, Belanda, Portugal, dan Spanyol ini mungkin bisa …