Pelaku Usaha Sambut Baik Uji Coba Pembukaan Pariwisata

ILUSTRASI: Sejumlah wisatawan tengah menikmati salah satu wahana yang ada di objek wisata Glamping Lakeside sebelum adanya penutupan. (FOTO: FIKRIYA ZULFAH/RADAR BANDUNG)

ILUSTRASI: Sejumlah wisatawan tengah menikmati salah satu wahana yang ada di objek wisata Glamping Lakeside sebelum adanya penutupan. (FOTO: FIKRIYA ZULFAH/RADAR BANDUNG)

POJOKBANDUNG.com, SOREANG – Masuknya Glamping Lakeside dan Kawah Putih dalam daftar objek wisata yang akan menjalani uji coba pembukaan disambut baik oleh pelaku pariwisata. Meski demikian, masyarakat diingatkan untuk tidak bereuforia.


Glamping Lakeside dan Kawah Putih merupakan 2 dari 20 objek wisata yang akan dibuka untuk uji coba penerapan aplikasi PeduliLindungi di daerah yang berstatus PPKM level 3. Informasi tersebut diumumkan oleh Kemenkraf.

Pengelola objek wisata Glamping Lakeside, Marcel mengaku menyambut baik wacana uji coba pembukaan objek wisata. Katanya, bukan hanya pihaknya saja tapi juga seluruh objek wisata di Indonesia yang selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) tidak bisa hidup. Padahal ada ratusan karyawan yang bekerja di tempat wisatanya.

Kata Marcel, Glamping Lakeside ini menjadi salah satu dari tujuh objek wisata di Jawa Barat yang akan melaksanakan uji coba. Sejumlah persiapan pun sudah dilakukan, salah satunya adalah mengajukan data-data yang diminta oleh Kemenkes.

“Kan nanti ada aplikasi PeduliLindungi, semua pakai barcode, yang sudah vaksin baru bisa masuk ke wisata, jadi kaya kita masuk ke mall. Kita lagi menunggu email, karena barcode keluar dari Kemenkes,” ujar Marcel kepada Radar Bandung, Kamis (9/9/20212).

Marcel memastikan objek wisata Glamping Lakeside siap buka dan sudah memenuhi syarat protokol kesehatan bahkan sudah mendapatkan sertifikat CHSE atau Cleanliness (Kebersihan), Health (Kesehatan), Safety (Keamanan), dan Environment (Ramah lingkungan) dengan nilai excelent.

“Infonya meeting kemarin dengan Kemenpar, uji cobanya dalam waktu minggu ini, tapi belum ada keputusan lagi,” ungkap Marcel.

Sementara itu, Bupati Bandung, Dadang Supriatna mengaku setuju dengan dilibatkannya dua tempat wisata yang ada di Kabupaten Bandung yaitu Kawah Putih dan Glamping Lakeside, pada kegiatan uji coba pembukaan sektor pariwisata.

Menurutnya, Kawah Putih dan Glamping Lakeside itu memiliki wilayah luas, bernuansa alam dan outdoor serta diyakini bisa menerapkan protokol kesehatan dengan baik.

“Kalau kita melihat rencana itu kan ada 28 tempat wisata yang akan dimulai, tapi saat ini baru dua. Hanya mengenai titik lokusnya saya belum bisa mendapatkan info, yang pasti nanti kita kasih kabar,” ujar Dadang di Soreang.

Menurut Bupati, salah satu syarat masuk wisata adalah wajib memiliki aplikasi Pedulilindungi. Pria yang akrab disapa Kang DS itu menegaskan jajarannya akan melakukan tahapan konfirmasi dulu. Artinya, keran pariwisata masih menunggu kepastian instruksi dari pusat.

“Sudah ada beberapa pihak yang mempertanyakan kapan dibuka. Saya cukup paham, mengingat penutupan ini berimbas besar pada penghasilan. Namun, saya minta untuk bersabar, karena belum ada instruksi pusat. Kalau mendahului, jelas akan kena sanksi,” tutur Bupati

Saat ini, ungkap Kang DS, Kabupaten Bandung berada pada level 3 imbas dari adanya pemberlakuan sistem aglomerasi Bandung Raya. Karena, lanjut Kang DS, seharusnya berada pada level 2 bahkan menuju ke level 1. Dirinya meminta masyarakat Kabupaten Bandung untuk tidak bereuforia.

“Masyarakat jangan euforia, saya juga enggak mau jumawa,” pungkas Kang DS.

(fik)

Loading...

loading...

Feeds