Keluarga Korban Kebakaran Lapas Tangerang Dijanjikan Rp30 Juta

Petugas mengevakuasi kantong jenazah korban kebakaran di Lapas Klas 1 Tangerang, Tangerang, Banten, Rabu (8/9/2021). Sebanyak 41 warga binaan tewas akibat kebakaran yang membakar Blok C 2 Lapas Dewasa Tangerang Klas 1 A pada pukul 01.45 WIB Rabu dini hari. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

Petugas mengevakuasi kantong jenazah korban kebakaran di Lapas Klas 1 Tangerang, Tangerang, Banten, Rabu (8/9/2021). Sebanyak 41 warga binaan tewas akibat kebakaran yang membakar Blok C 2 Lapas Dewasa Tangerang Klas 1 A pada pukul 01.45 WIB Rabu dini hari. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

POJOkBANDUNG.COM- Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly menjanjikan uang santunan senilai Rp 30 juta kepada keluarga masing-masing warga binaan yang meninggal dunia dalam musibah kebakaran di Lapas Kelas I Tangerang, Banten.


“Sekali lagi saya sampaikan, ini musibah berat yang sama-sama tidak kita inginkan. Saya tadi sudah meninjau dan melihat langsung ke lokasi untuk mengkoordinasikan semua hal terbaik yang bisa kita lakukan demi mengurangi penderitaan akibat peristiwa ini,” kata Yasonna dalam keterangannya, Rabu (8/9) usai meninjau Lapas Kelas I Tangerang.

Menurutnya, jajaran Kementerian Hukum dan HAM, khususnya Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) meminta maaf kepada keluarga korban dan masyarakat Indonesia atas bencana kebakaran yang menimpa Lapas Kelas 1 Tangerang.

“Sebagai sebagian perwujudan duka, kami akan memberikan santunan senilai Rp 30 juta kepada keluarga dari masing-masing korban yang meninggal dunia dalam musibah ini,” ungkap Yasonna.

Selain santunan, Yasonna juga menginstruksikan jajarannya untuk membantu pemulasaran jenazah sampai selesai. Terlebih, pihaknya telah membentuk lima tim untuk menangani kejadian ini.

“Kami telah membentuk lima tim untuk menangani kejadian ini, salah satunya tim yang khusus membantu pemulasaran, pemakaman, dan pengantaran jenazah. Kami akan membantu pemulasaran jenazah sampai selesai. Tentu proses ini akan berlangsung setelah identifikasi korban yang dilakukan Inafis Mabes Polri selesai,” tutur Yasonna.

Sementara itu, bagi warga binaan yang menderita luka, saat ini sudah ditangani di rumah sakit. Dia memastikan mereka mendapat pengobatan sebaik mungkin.

Sebagaimana diketahui, Blok C2 Lapas Kelas I Tangerang dilanda kebakaran pada Rabu dini hari. Sebanyak 41 warga binaan meninggal dunia dalam kebakaran ini, sementara beberapa warga binaan pemasyarakatan lainnya harus dirujuk ke rumah sakit terdekat untuk mendapat perawatan.

Dari dugaan sementara, kebakaran terjadi akibat hubungan arus pendek listrik. Hanya Blok C2 yang hangus terbakar, karena petugas berhasil mengamankan agar api tidak menjalar ke blok lainnya di Lapas Kelas I Tangerang. (jpc)

Loading...

loading...

Feeds