Dalam Sepekan, Polrestabes Bandung Ringkus 31 Pelaku Kejahatan Jalanan

Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Aswin Sipayung tengah memberikan penjelasan terkait kasus perkara kejahatan jalanan atau C3, kepada wartawan, Rabu (89).

Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Aswin Sipayung tengah memberikan penjelasan terkait kasus perkara kejahatan jalanan atau C3, kepada wartawan, Rabu (89).

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG- Pada pekan pertama bulan September 2021, Polrestabes Bandung beserta jajaran Polsek menangani 45 perkara kasus kejahatan jalanan atau C3 yakni pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat) dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).


“Hari ini Polrestabes Bandung merilis pengungkapan kasus C3 atau kejatahan jalanan,” ungkap Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Aswin Sipayung kepada wartawan, Rabu (8/9).

“Jumlah kasus yang ditangani Polrestabes Bandung dan jajaran itu ada 45 perkara kejahatan jalanan atau C3,” imbuh Aswin.

Aswin melanjutkan, dalam serangkaian kasus-kasus tersebut pihaknya berhasil menangkap sekitar 31 tersangka yang ditangkap di berbagai wilayah hukum Polrestabes Bandung.

Selain itu, polisi juga menyita sejumlah alat bukti dari mulai senjata tajam yang digunakan pelaku saat melakukan aksinya hingga sepeda motor diduga milik para korban.

“Dalam satu Minggu terakhir Polrestabes Bandung beserta jajaran polsek-polsek telah menangkap 31 tersangka yang diduga sebagai pelaku kejahatan jalanan atau C3,” kata Aswin.

“Dan barang bukti yang berhasil diamankan di antaranya adalah sepeda motor, kurang lebih ada 10 unit,” ungkapnya.

Dari sejumlah kasus yang diungkap, para pelaku disebut tak segan melukai korbannya. “Sejumlah motor merupakan hasil rampasan dari tindak kejahatan mereka,” katanya.

Aswin mengatakan, meski jumlah kasus tersebut terbilang banyak, namun secara umum kasus kejahatan selama PPKM ini diklaim menurun.

“Selama PPKM pada masa pandemi ini menurut data yang ada itu terjadi penurunan kuantitas kejahatan C3 di wilayah Polrestabes Bandung dan jajaran,” jelas Aswin.

Kendati demikian, Aswin mengimbau masyarakat khususnya warga Kota Bandung untuk tetap waspada. Misalnya, ia mencontohkan, para pengendara motor sepatutnya memarkir motor di tempat parkir yang sesuai aturan.

“Kami imbau masyarakat, khususnya para pemilik motor, walaupun sudah merasa aman memiliki kunci sesuai standar kendaraan bermotornya, tetap menggunakan kunci cadangan,” imbuhnya.

“Kemudian memarkir kendaraan di tempat parkir yang sesuai dengan ketentuan, tidak parkir pada tempat-tempat yang berbahaya,” pungkas Aswin.

(muh)

Loading...

loading...

Feeds