2 Atlet Jabar Raih Medali di Paralympics Tokyo

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG- 2 atlet Jawa Barat (Jabar) yang berlaga di Paralympics Games Tokyo 2020 berhasil menyumbang 2 medali untuk Indonesia.


1 medali emas Paralympics Tokyo diraih Hary Susanto dan medali perak oleh Dheva Anrymusti. Keduanya berlaga di cabang olahraga bulutangkis.

Secara keseluruhan, Indonesia mengirimkan 23 atlet dalam ajang olahraga terbesar dunia khusus penyandang disabilitas tersebut, 5 atlet di antaranya berasal dari Jabar.

Selain Hary Susanto dan Dheva Anrymusti, 3 atlet lainnya yakni Ukun Rukaendi yang berlaga pada cabang olahraga bulutangkis, serta Muhammad Fadil di cabor balap sepeda dan Jaenal Aripin di cabor atletik.

Gubernur Jabar, Ridwan Kamil sangat terharu dan bangga atas prestasi yang dicapai para atlet Paralympics Tokyo 2020 tersebut.

“Atas nama masyarakat yang bangga, pemerintah provinsi yang bangga juga, kami sangat terharu dan sangat bangga atas pencapaiannya,” ungkapnya dalam acara Bincang Santai Virtual Gubernur Jabar Bareng Atlet Paralympics Tokyo 2020, diikutip Radar Bandung, Senin (6/9).

Sebelumnya, para atlet Olimpiade Tokyo 2020 asal Jabar juga berhasil menorehkan prestasi dengan menyumbangkan 2 medali perunggu yang diraih Anthony Sinisuka Ginting di cabor bulutangkis dan Windy Cantika Aisyah di cabor angkat besi.

Dalam kesempatan tersebut, pria yang kerap disapa Emil itu mengatakan akan memberikan apresiasi bagi para atlet Jabar yang berlaga di Paralympics Tokyo 2020. Kendati begitu, Emil belum menyebutkan apresiasi yang dimaksud dalam bentuk apa.

“Nanti akan kita berikan apresiasi-apresiasi. Akan kita berikan secara khusus di waktu yang baik,” katanya.

Dalam perbincangan itu, Emil juga sempat menanyakan laga yang sudah mereka jalani. Tidak hanya itu, Emil bahkan sempat menanyakan makanan yang selama ini dikonsumsi mereka di Jepang.

“Alhamdulillah, kemarin saya berjuang semaksimal mungkin, sampai jatuh. Susah ngomongnya, sebegitu beratnya untuk memperjuangkan bangsa dan negara,” ungkap Hary Susanto.

“Kalau soal makanan aman Pak Gubernur, kita makan sarden,” timpal Jaenal Arifin yang disambut tawa.

Emil berpesan, agar seluruh atlet paralympics asal Jabar tetap menjadi manusia-manusia yang inspiratif. Pasalnya, sebaik-baik hidup adalah memberikan inspiratif dan manfaat bagi orang banyak.

“Allah memberikan kita keunikan, kita terima, manfaatkan, dan tunjukan dengan semangat man jadda wa jadda,” pungkasnya. (muh)

Loading...

loading...

Feeds