Jelang Musim Hujan, BPBD Bandung Barat Ingatkan Potensi Longsor

ilustrasi

ilustrasi

POJOKBANDUNG.com, NGAMPRAH – Pemerintah Kabupaten Bandung Barat mengantisipasi terjadinya bencana alam menjelang musim penghujan tiba. Pasalnya, sejumlah wilayah rentan terhadap bencana longsor dan puting beliung.


Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD KBB, Duddy Prabowo mengatakan, untuk wilayah Kabupaten Bandung Barat hampir seluruhnya berpotensi terjadi bencana alam baik longsor maupun angin puting beliung.

“Dari enam belas kecamatan yang ada, wilayah selatan seperti Sindangkerta, Gununghalu dan Cililin berpotensi longsor serta Wilayah Utara sama seperti Lembang, Cisarua dan Parongpong,” katanya saat dihubungi Radar Bandung, kemarin.

Ia menambahkan, berdasarkan informasi BMKG untuk musim hujan saat ini terbilang akan datang lebih cepat. Oleh karena itu, pihaknya melakukan langkah antisipasi termasuk sosialisasi kepada masyarakat.

“Kita tentu melakukan langkah antisipasi salah satunya dengan melakukan mitigasi di daerah Kabupaten Bandung Barat yang rawan terjadi bencana alam,” katanya.

Ia mengimbau, masyarakat untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan saat memasuki musim hujan. Hal tersebut lantaran bencana alam bisa datang kapan saja.

“Masyarakat diharapkan tetap waspada terhadap potensi bencana alam yang bisa datang kapan saja,” katanya.

Baca Juga: Potensi Bencana di Jabar Cukup Tinggi, BPBD: Kewaspadaan Harus Ditingkatkan

Sementara itu, Kepala BMKG Bandung Teguh Rahayu menyebut, berdasarkan analisis yang dilakukan pihaknya musim hujan bakal mengguyur Bandung Raya lebih awal 1 hingga 2 dasarian.

“Meskipun saat ini masih berada di musim kemarau yang kemungkinan akan berlangsung hingga Dasarian I September 2021. Tapi musim hujan datang lebih awal dari biasanya,” terangnya.

Baca Juga: Millennial Bandung Barat Ikut Pelatihan Kebencanaan

Ia menjelaskan, setelah melewati musim kemarau Bandung Raya akan langsung memasuki musim peralihan atau pancaroba pada dasarian II September 2021 hingga awal dasarian I Oktober 2021.

“Musim hujan untuk wilayah Bandung Raya sendiri diprediksi akan di mulai pada awal Oktober 2021. Sedangkan puncak musim hujan diprediksi akan terjadi pada bulan Januari 2022,” imbuhnya.

Baca Juga: China Dilanda Bencana, 440 Ribu Orang Jadi Korban

Ia menyebut, kondisi curah hujan musim peralihan (pancaroba) tahun 2021 ini diprediksi akan mengalami peningkatan dari kondisi normalnya antara 20 persen sampai 40 persen lebih tinggi.

“Kondisi peningkatan potensi bencana tersebut diprediksi akan mulai terjadi sejak dasarian II September hingga puncak musim hujan di bulan Januari 2022,” pungkasnya.

(kro)

Loading...

loading...

Feeds